0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Solo

Debat Tahap II, Dua Tim Paslon Klaim Jagonya Unggul

Debat calon walikota-calon wakil walikota Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Dua tim pemenangan pasangan calon walikota dan calon wakil walikota mengaku puas dengan penyelenggaran debat terbuka pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota Solo, Senin (9/11) malam. Kedua tim mengklaim pasangan mereka unggul dalam penyampaian materi debat.

“Debat semalam cukup dinamis. Meskipun Mas Bambang (moderator debat, Drs Bambang Irawan —Red) tidak netral. Di awal segmen penyampaian visi misi pasangan kami, langsung di-cut. Tidak ada peringatan waktunya habis. Debat kedua ini skornya 60:40 (60 untuk AFi),” kata Sekretaris Tim Pemenangan Anung Indro Susanto – M Fajri (AFi), Supriyanto kepada wartawan, Selasa (10/11).

Menurut Supriyanto, debat tahap II bisa mengeksplor apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Misalnya pertanyaan terkait pengembangan kawasan Solo utara serta peningkatan sumber daya manusia (SDM). Meski bagus, Supriyanto menilai peran moderator kurang maksimal lantaran hanya memandu, bukan menajamkan pertanyaan.

Supriyanto yakin, debat tahap II bisa menambah elektabilitas pasangan nomor urut 1 ini sekitar 5 sampai 10 persen. Meskipun hal itu harus ditindaklanjuti dalam bentuk dialog masyarakat.

Ketua Tim Pemenangan FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo, Putut Gunawan mengungkapkan hal serupa. Dalam debat kedua, terbukti Paslon Rudy-Purnomo terlihat lebih siap dan menguasai persoalan-persoalan masyarakat Solo.

“Terbukti Paslon nomor urut 1 tidak paham ada berapa jembatan di Solo utara. Kelihatan pemahamannya sepotong-sepotong. Alangkah ironisnya kalau mantan Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) tidak tahu ada berapa jembatan di penghubung Solo utara,” ungkap dia.

Secara umum, Putut mengakui, jalannya debat tahap II lebih greget dibanding debat tahap I. Meskipun beberapa pertanyaan bersifat sensitif dan menohok, jalannya debat tetap tanpa emotional.

“Pertanyaan Pak Purnomo itu kan sensitif. Namun tetap terkemas dengan sejuk,” ujar dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge