0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kematian Ibu dan Bayi di Wonogiri Meningkat

Kasus kematian ibu dan bayi meningkat, perlu deteksi dini sebagai upaya pencegahan ()

Wonogiri — Kasus kematian ibu dan bayi di Wonogiri mengalami peningkatan. Peningkatannya terjadi sejak tahun 2014 hingga  tahun 2015.

“Tahun 2014 setidaknya ada 10 kasus kematian ibu, lalu 80 kasus kematian bayi. Sedangkan pada 2015 hingga bulan September terdapat 14 kasus kematian ibu dan 63 kasus kematian bayi. Kasusnya cukup tinggi dan ini banyak sebabnya,” ungkap Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, Lasmari, Selasa (10/11).

Menurutnya, kematian ibu saat melahirkan banyak disebabkan karena banyaknya pendarahan saat kelahiran. Untuk itu, pihaknya akan menggelar kampanye untuk mencegah terjadinya anemia supaya tidak terjadi perdarahan yang banyak pada persalinan.

“Memang kita akan lebih perhatian lagi, perhatian tersebut berupa deteksi dini atas faktor penyebab kematian ibu. Di antaranya sejumlah penyakit penyerta, seperti jantung atau kelainan plasenta, juga pendarahan saat melahirkan,” jelasnya.

Sedang kematian bayi disebabnya oleh berat bayi saat lahir rendah. Dimana, bayi normal lahir berat badannya lebih atau sama dengan 2,5 kilogram. Sesak nafas pada waktu lahir dan penyakit penyerta juga menjadi faktor tingginya kasus kematian bayi.

“Perlu penanganan tepat, dengan mengusahakan proses kelahiran lancar, ibunya sehat, bayinya selamat,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge