0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Purnomo Tanyakan Isu Sara, Fajri Soroti Pelemahan Ekonomi

timlo.net/daryono

Debat terbuka calon walikota dan calon wakil walikota Solo tahap II, Senin (9/11)

Solo – Isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) yang memang mengemuka dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo tahun ini menjadi perhatian pasangan nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo. Dalam sesi 5 debat terbuka tahap II, Senin (9/11) malam, pasangan Rudy-Purnomo ’menyerang’ pasangan Anung – Farji perihal munculnya isu SARA.

“Dalam pemerataan pembangunan, dilakukan pembangunan jasmani dan rohani. Bagaimana tanggapan anda jika ada yang merobek harmonisasi pembangunan itu dengan menghembuskan isu SARA dalam Pilkada kali ini,” tanya calon wakil walikota (Cawali) Achmad Purnomo.

Merespon pertanyaan Purnomo, Cawali Anung menilai Purnomo lupa membedakan mana SARA dan mana yang implementasi praktek beragama. Anung meminta tidak semua hal dijustifikasi sebagai SARA. Sebagai manusia beragama dan berpendidikan, Anung sepakat untuk tidak menggunakan isu SARA.

Di sesi yang sama, Cawali Fajri menyerang Rudy perihal turunnya pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran yang meningkat di akhir masa jabatan Rudy-Purnomo. Fajri mempertanyakan tetap diusungnya program 3 WMP (waras, wasis, wareg, mapan dan papan), sementara kondisi ekonomi diakhir masa jabatan (AMJ) Rudy-Purnomo justru menurun.

“Bagaimana pede mengusung 3 WMP, sementara saat AMJ, tren ekonomi menurun. Pertumbuhan ekonomi menurun dan angka pengangguran meningkat,” ujar Fajri.

Menanggapi pertanyaan Fajri, Rudy menegaskan 3 WMP tidak ada kaitannya dengan kondisi ekonomi yang melemah. 3 WMP merupakan program untuk agar masyarakat sejahtera, sehat dan cerdas yang disingkronkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2025.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge