0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LPLSE Tuding CV NOC Mandiri Produksi Sari Kelapa dengan ZA

Sukoharjo — Lembaga Peduli Lingkungan Sosial Ekonomi (LPLSE) Sukoharjo mengancam akan melaporkan produsen sari kelapa (nata de coco) ke pihak berwajib. Pasalnya, dari hasil uji lab produk olahan bahan makanan ini mengandung amonimu sulfat (ZA) yang melebihi ambang batas.

“Selain itu banyak kecurangan dalam proses perijinannya. Seperti, tidak adanya Surat Ijin produksi, surat BPOM yang sempat ditunjukkan kepada tim sidak sebelumnya ternyata bukan miliknya,” kata Ketua LPLSE, Ledy Ardianto, Senin (9/11).

CV NOC Mandiri yang beralamat di Desa Duwet, Kecamatan Baki ini juga diminta untuk menghentikan produksinya sementara oleh BLH, sebelum melakukan perbaikan perijinan dan SPPL. Namun dari hasil temuan LPLSE, perusahaan yang berdiri sejak 2009 ini masih nekat berproduksi.

“Dari pengamatan yang kami lakukan, pada tanggal 4 Novemer kemarin ada bukti transaksi pengiriman ke Semarang. Artinya memang masih beroperasi, meskipun diminta untuk berhenti oleh BLH,” tandasnya.

Sedangkan pemilik CV NOC Mandiri, Joko Sriyono, belum bisa memberikan keterangan apapun, karena masih berada di luar kota. Joko hanya menyampaikan masih dalam perjalanan ke luar kota.

Sementara itu Kepala Satpol PP Pemkab Sukoharjo, Sutarmo mengaku sudah memeriksa proses perijinan CV NOC Mandiri yang saat ini masih dalam proses. Namun selama ini Satpol PP mengaku belum pernah mengecek ke lokasi apakah tetap beroperasi atau tidak.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge