0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

HIPIIS Usulkan Index Daya Hidup Nasional

Seminar dan Temu Tahunan HIPIIS, di Auditorium UNS, Solo, Sabtu (7/11) (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) mengusulkan kepada Dewan Riset Nasional (DRN) agar mengagendakan penyusun Index Daya Hidup Bangsa/Nasional atau Index Vitalitas Bangsa.

“Kami siap menyusun instrumen dan melaksanakan pengukuran secara nasional melalui cabang-cabang HIIPIS di seluruh Indonesia,” jelas Ketua Umum HIIPIS Prof Ravik Karsidi di depan Seminar dan Temu Tahunan HIPIIS, di Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu (7/11).

Ravik mengatakan, daya hidup sosial atau vitalitas sosial adalah konsep yang kita kenal sebagai kesalihan sosial dimana ketekunan dan totalitas menyerahkan diri tidak saja kepada Tuhan, tetapi juga secara total menjalankan hubungan sosial secara tulus dan bertanggung jawab.

Menurut Ketua HIPIIS, daya hidup sosial memberikan energi dan kekuatan masyarakat untuk menjaga kehangatan hubungan sosial didalamnya. Kekuatan ini, di antaranya berguna untuk mengatasi hilangnya ketidak percayaan baik antar warga dan antara warga dengan pemerintah.

Selain itu, kata Ravik, untuk menghilangkan sifat privatisasi yang berlebihan dan eksplorasi berlebihan terhadap sumberdaya alam yang menjadi dasar kehidupan bersama. Juga untuk menggantikan ketidak yakinan masyarakat terhadap lembaga sosial seperti keluarga, agama, hukum dan lainnya.

“Termasuk mengendalikan berlangsungnya defisit modal sosial yang dapat mengakibatkan disintegrasi sosial,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge