0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jambret yang Masih Pelajar Ini Tewas Setelah Dihakimi Massa

merdeka.com

Ilustrasi Mayat

Timlo.net – Gagal menjabret sebuah ponsel, Muhammad Taufik (15) pelajar kelas III SMP Nasional, warga Jalan Mappaouddang, Makassar tewas setelah dihakimi massa. Sementara seorang rekannya berhasil lolos melarikan diri dari kepungan warga.

Pelajar ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Bhayangkara akibat luka cukup parah yang dideritanya berupa memar sekujur tubuh, luka robek pada bagian Kepala belakang dan lengan kiri. Barang bukti yang diamankan berupa sebuah parang milik pelaku dan juga satu ponsel merek Nokia milik korban yang dijambret bernama Indah Wahyuni, (16), seorang pelajar SMKN 6, Makassar. Kasus jambret berujung tewasnya pelaku ini, ditangani Polsek Mamajang.

Kapolsek Mamajang, AKP Mihardi, Jumat (7/11) menjelaskan, peristiwa ini terjadi di perempatan Jln Singa – Jln Badak, Makassar. Pelaku Muhammad Taufik berboncengan seorang temannya berusaha menjambret korban Indah Wahyuni yang juga berboncengan sepeda motor bernama Puput. Ponsel milik Indah Wahyuni dalam posisi dibonceng berhasil dirampas oleh pelaku, Kamis, (6/11) sekitar pukul 19.00 WITA.

Selanjutnya pelaku melarikan diri hingga perempatan jl Macam – jl Kancil. Korban dengan sepeda motornya berusaha mengejar pelaku dan akhirnya sepeda motor mereka tabrakan dan sama-sama terjatuh. Satu pelaku, berhasil melarikan diri sementara Muhammad Taufik tertinggal akhirnya dimassa oleh warga.

“Pelaku lalu dibawa ke RS Bhayangkara dan dirawat intensif di ruang ICU namun meninggal dunia sekitar pukul 22.08 WITA,” kata AKP Mihardi.

Selanjutnya, meski satu pelaku meninggal dunia, kata Mihardi, kasusnya tetap lanjut, tetap dikembangkan dengan mengejar satu rekan pelaku yang berhasil lolos itu.

”Dia kini masih buron,” kata AKP Mihardi.

[rhm]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge