0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nongkrong Bawa Gir, 10 Pelajar Diamankan

merdeka.com

Pelajar di Semarang hendak tawuran

Timlo.net — 10 Pelajar SMK dan SMA swasta di Kota Semarang, Jawa Tengah, diamankan petugas unit Dalmas Polrestabes Semarang, karena hendak tawuran, Kamis (5/11) sore. Selain sembilan unit sepeda motor, petugas juga mengamankan satu gir sepeda motor yang diikat dengan sabuk yang biasa digunakan sebagai senjata saat tawuran.

Para pelajar ini diberikan hukuman fisik oleh petugas berupa push-up dan juga dipanggil orangtuanya masing-masing. Sebelum dibawa ke Mapolrestabes Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah, kesepuluh remaja ini nampak nongkrong di Taman Menteri Supeno atau taman KB Semarang.

Mereka nongrong bersama puluhan teman-temannya yang lain dan masih mengenakan seragam sekolah. Melihat gelagat mencurigakan, dan mendapat informasi dari warga, petugas Dalmas yang mengendarai motor trail, menggerebek mereka.

Sontak puluhan pelajar tersebut berhamburan berusaha melarikan diri. Bahkan, lantaran panik beberapa pelajar meninggalkan sepeda motornya.

Sejumlah petugas Dalmas berhasil mengamankan 10 pelajar yang tak berkutik setelah ditangkap. Mereka nampak pasrah saat petugas menggeledahnya.

Petugas juga meminta para remaja ini untuk membuka jok sepeda motornya masing-masing. Kemudian, pada salah satu sepeda motor ditemukan senjata gir yang diikat sabuk. Meski kedapatan membawa sabuk, pelajar tersebut mengelak jika akan tawuran.

“Saya cuma mau jemput teman di SMA Negeri 1. Kalau gir yang saya bawa itu buat jaga-jaga saja,” aku Galang, salah seorang pelajar kelas 1 SMK Pelita Nusantara.

Kevin salah seorang pelajar SMA Kesatrian 2 Kota Semarang, mengaku ikut nonkrong di tempat tersebut karena diajak temannya Galang. Dia juga mengelak jika akan melakukan tawuran.

“Pulang sekolah saya dicegat Galang di gerbang sekolah, katanya mau diajak enak-enak,” ucap siswa kelas satu ini.

Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan, para pelajar ini diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, dengan dijemput orang tuanya.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge