0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surya Paloh Siap Diperiksa KPK

merdeka.com

Surya Paloh

Timlo.net – Surya Paloh mengakui adanya pertemuan antara dirinya dengan Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho, Wakil Gubernur Teuku Erry Nuradi dan mantan Ketua Dewan Mahkamah Partai Nasdem, OC Kaligis di Kantor DPP NasDem bulan Mei 2015. Namun, dia membantah pertemuan itu merupakan pertemuan untuk membicarakan ‘mengamankan’ kasus dana bansos dan hibah Provinsi Sumut.

Bos Media Grup itu mengatakan, pertemuan yang diinisiasi oleh OC Kaligis, itu hanya sebagai sarana untuk mendamaikan hubungan antara Gatot dan Erry yang tidak harmonis sebagai pasangan Kepala Daerah Sumatera Utara.

“Kamu lihat wajah saya apakah saya berbohong? Satu kalimat pun tidak ada (membicarakan kasus suap hakim PTUN Medan). Satu kata pun tidak ada. Minta ketemu ini, ketemu itu, tidak ada,” tegas Surya Paloh, Kamis (1/10).

Untuk membuktikan ucapannya itu, Surya Paloh menyatakan kesiapannya diperiksa oleh KPK. Bahkan, Paloh menegaskan untuk membuktikan pertemuan tersebut tak membahas kasus dilakukan rekonstruksi ulang.

“Jadi kalau memang diperlukan rekonstruksi ulang saja,” katanya.

Hal senada diungkapkan Ketua Badan Advokasi Partai NasDem, Taufik Basari (Tobas). Ditemui di Kantor DPP Partai NasDem di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (3/11) petang, Tobas menegaskan pertemuan tersebut berlangsung sekitar 30 menit dan membahas islah antara Gatot dan Erry.

“Pertemuan itu berlangsung singkat, 15-25 menit. Kenapa? Karena tamu dari Kedubes Rusia sudah datang dan Surya Paloh harus menemui mereka,” kata Tobas.

Sementara itu, mengenai kedatangan Surya Paloh, ke KPK pada Jumat (23/10) malam lalu, guna diperiksa sebagai saksi terkait pertemuannya dengan Gatot dan OC Kaligis di Kantor DPP NasDem bulan Mei 2015.

“Jadi kehadiran Surya Paloh itu tidak ada kaitannya dengan penahanan Rio Capella, karena permohonan percepatan kedatangan itu sebelum Rio ditahan,” ujar dia.

Menurut dia, surat pemanggilan KPK diterima Paloh pada Kamis (22/10) dengan jadwal pemeriksaan pada Senin (26/10). Namun, Paloh mempunyai alasan menghadiri pemanggilan KPK lebih dini dari jadwal pemeriksaannya.

“Ketika itu Surya Paloh mengatakan ‘bagus ini, ini yang kita tunggu-tunggu, kita mau menjelaskan tudingan-tudingan yang beredar di media yang tidak proporsional,” kata Taufik.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge