0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Abu Rinjani Kian Pekat, Bandara Ngurah Rai Masih Ditutup

Penumpang di Bandara Ngurah Rai terlantar (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Rencana membuka kembali jalur penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal dilakukan Kamis (5/11) pagi. Keputusan ini diambil akibat abu vulkanik yang disemburkan dari letusan Anak Gunung Rinjani, Barujari semakin pekat dan tetap mengarah Bali, penutupan terpaksa diperpanjang.

Notice to Airman (Notam) dikeluarkan otoritas Bandara Ngurah Rai sejak pukul 06.00 Wita, yang isinya memperpanjang waktu penutupan hingga Jumat (6/11) pukul 08.45 WITA.

“Ya benar, berdasarkan Notam yang kami terima. Terpaksa kami perpanjang waktu penutupan di Bandara, sambil menunggu informasi lebih lanjut pada besok pagi (Jumat),” terang GM Angkasa Pura I Ngurah Rai, Trikora Harjo di Denpasar, Bali, Kamis (5/11).

Lanjutnya, Notam dikeluarkan berdasarkan data dari BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, pergerakan abu vulkanik Gunung Barujari yang mengharuskan pengelola bandara memutuskan kembali menutup sementara operasional terhitung mulai, Rabu (4/11) pukul 08.00 WITA.

“Kita harapkan pergerakan abu bisa merendah hingga besok pagi,” singkatnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi penumpang yang datang. Angkasa Pura telah mengimbau dua jam sebelum notam di umumkan, agar masing-masing maskapai yang ada menginformasikan kepada calon penumpang soal ditundanya pembukaan bandara. [tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge