0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Sopir Truk Proyek Waduk Gajah Mungkur Mogok

Sejumlah sopir truk mogok (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Puluhan sopir truk dump pengangkut tanah sedimentasi Waduk Gajah Mungkur (WGM) menggelar aksi demo dengan mogok kerja di pintu air WGM. Terlihat puluhan truk terparkir di jalur masuk proyek tersebut. Mereka menuntut pihak perusahaan rental truk segera membayar ongkos tanah uruk itu.

“Dulu janjinya setiap Sabtu ongkos kerja akan dibayar. Namun belakangan ini sering macet, dan bahkan minggu ini belum dibayar,” ungkap salah seorang sopir truk dump, Budi, Rabu (4/11).

Menurutnya, aksi mogok kerja tersebut sebagai ungkapan kekesalan mereka. Pasalnya, hal serupa sudah terjadi berulangkali.

“Padahal proyek ini sudah berjalan dua bulan. Bulan lalu pembayaran sempat tersendat tapi akhirnya sudah beres semua,” jelasnya.

Dikatakan, sistem kerja sopir truk dump tersebut dengan cara rental. Mereka saban harinya ditarget oleh perusahaan mengambil tanah keruk sebanyak 16 rit dari dasar waduk. Kemudian, tanah keruk tersebut dibawa ke sisi utara tanggul waduk.

“Truk kami ini dirental perusahaan dengan perhitungan perhari Rp 450 ribu ditambah ongkos solar Rp 167 ribu untuk solar, semestinya dibayar seminggu sekali, tapi tidak dibayar juga. Kalau seperti ini caranya kami tidak bisa menghidupi keluarga kami,” katanya.

Ditambahkan, jika pihak perusahaan belum menepati janjinya,yakni memberikan hak mereka, puluhan sopir truk akan melanjutkan aksi mogok mereka. “Yang jelas kami meminta hak kami,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge