0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keamanan Jelang Pilkada Solo Dinilai Masih Aman

Forkopimda Solo bersilaturahmi dengan pasangan nomor urut 2 (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Meski head to head atau hanya diikuti dua pasangan calon, pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota Solo dinilai bakal berlangsung aman. Pihak keamanan meyakini, pasangan calon (Paslon) bisa mengendalikan masing-masing massa pendukung.

“Solo enak kok. Solo kondusif. Kalaupun kita datang ke Paslon ini hanya unuk silaturahmi sekaligus mengingatkan agar pesta demokrasi ini bisa kita nikmati bersama-sama. Proses demokrasi ini harus menjadi bagian untuk mendewasakan proses demokrasi kita,” kata Komandan Korem (Danrem) 074/ Warastratama Surakarta Kol Arh Toto Nugroho, saat ditemui wartawan usai melakukan silaturahmi dengan dua calon walikota Solo, Selasa (3/11) kemarin.

Kondusivitas keamanan ini, lanjut Danrem, diprediksi tidak akan banyak berubah hingga hari pemilihan 9 Desember mendatang. Meskipun diakuinya, tensi politik dalam satu bulan kedepan bakal mengalami kenaikan. Hal itu wajar seiring dekatnya hari H pemungutan suara.

“Tetapi naiknya tidak akan jauh-jauh amat. Wajar itu. Karena orang sudah mengukur. Percepatan satu bulan nggak ada artinya. Dari kemarin-kemarin kan sudah bisa mengukur di posisi mana,” bebernya.

Lebih jauh, Danrem menyatakan secara umum, kondisi keamanan Soloraya menjelang Pilkada relatif aman. Meskipun ada keributan kecil seperti yang terjadi di Boyolali, kondisi umum masih relatif terkendali.

“Walaupun kemarin di Boyolali ada intrik-intrik kecil, tetapi itu bukan sesuatu yang besar. Itu salah paham saja karena ada satu orang yang mabuk kemudian timbul kesalapahaman. Secara umum tidak ada masalah,” beber dia.

Adapun mengenai personil, Danrem menyatakan pengamanan TNI difokuskan untuk membantu kepolisian. Setiap Kodim, Danrem menyiapkan satu SSK (Satuan Setingkat Kompi).

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge