0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agus, SosoK Tukang Cukur Pribadi SBY

merdeka.com

Foto saat dirinya mencukur SBY

Timlo.net – Banyak kenangan diingatan Agus Wahidin dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia merupakan tukang cukur yang biasa dipanggil SBY ke istana.

Ia masih ingat betul manakala seorang lelaki menghubunginya dengan nada tegas di ujung seluler. Penelpon itu rupanya salah satu staf Presiden bernama Suripto.

Agus Wahidin langsung mengemasi perlengkapan alat-alat cukurnya. Dari tempatnya bekerja di Paxi Barbershop, kawasan Senayan, Jakarta Pusat, dia bergegas menuju Istana Negara. Agus dijemput ajudan presiden SBY untuk segera mencukur rambut.

“Saya dijemput oleh ajudan presiden,” ujar Agus menceritakan pengalaman pertamanya saat diminta menata rambut mantan Presiden SBY, Jumat pekan kemarin.

Pengalaman tersebut masih diingat jelas oleh pria kelahiran Garut, Jawa Barat ini. Sekitar pukul empat sore Agus tiba di Istana Negara, kemudian ia diminta langsung menuju salah satu ruangan sudah disiapkan oleh protokol.

Setelah di briefing oleh ajudan SBY, Agus langsung masuk ke ruangan untuk memangkas rambut suami dari Ani Yudhoyono itu

“Saya di briefing dulu sama ajudan. Katanya tugas saya hanya cukur, jangan sampai grogi dan jangan bicara kalau tidak ditanya sama Presiden,” tutur Agus.

Hari itu Agus mengingat Presiden SBY baru delapan bulan menjabat sebagai Presiden ke enam Republik Indonesia.

Ketika memasuki ruangan, Agus melihat seorang pria duduk di sebuah kursi menghadap kaca besar. Dialah Soesilo Bambang Yudhoyono akrab disapa SBY.

Di sebelahnya, ada Ani Yudhoyono dan beberapa orang Paspampres yang berdiri menjaga pintu menemani presiden untuk cukur rambut.

Agus lalu mengeluarkan semua peralatan cukur yang ia bawa. Tanpa rasa canggung, dia kemudian meminta izin kepada SBY untuk membungkus badannya dengan kain. Seraya meminta maaf memegang kepala SBY, Agus kemudian mulai mencukur orang nomor satu di negeri ini waktu itu.

“Grogi sih enggak, Cuma bingung aja ini mau dicukur kayak gimana,” ujar Agus.

Saat pertama rambut SBY dipotong Agus, panjangnya sudah melewati telinga.

“Belum sempat saya tanya, waktu itu Ibu Ani yang ngarahin saya. Dia bilang belakangnya agak pendek dikit, sampingnya begini. Pas beres bu Ani bilang, besok-besok potong kayak gini lagi,” kata Agus.

Tidak sampai 20 menit, Agus sudah beres mengerjakan tugasnya. Pengalaman sore itu membuat Ketua Paguyuban Tukang Cukur Asli Garut se Indonesia ini tak bisa tidur semalaman. Pria yang sudah 25 tahun menjadi tukang cukur itu, tak pernah bermimpi jika nantinya akan terus dipakai oleh SBY untuk menata rambutnya saban dua minggu sekali.

Agus memang tak pernah bermimpi, namun tuhan berkehendak lain. Potongan pertama Agus membuat SBY berkesan. Apalagi saat itu Agus menggantikan posisi tukang cukur SBY yang sedang sakit. Bermula dari sana, hingga kini Agus masih menjadi tukang cukur pribadi SBY.

Tiga minggu setelah Agus memotong rambut SBY di Istana Negara, dia kembali ditelepon oleh Ajudan Presiden yang memintanya untuk mencukur kembali. Kali ini Agus tidak disuruh ke istana, melainkan disuruh datang ke kediaman SBY di Cikeas, Bogor.

Betapa senangnya disuruh mencukur rambut SBY lagi, Agus bergegas ke Pasar Baru, Jakarta Pusat buat membeli peralatan cukur. Dengan uang tabungan seadanya, Agus membeli gunting buatan German dan peralatan lain seperti sisir dan pisau cukur seharga Rp 2,5 juta. Peralatan itu hingga kini masih ada dan khusus untuk mencukur rambut SBY.

“Saya waktu itu beli, habis sekitar 2,5 juta,” ujar Agus.

[arb]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge