0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

6 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

merdeka.com

Rokok ilegal

Timlo.net – Sebanyak 6.172.315 batang rokok ilegal, serta 1,6 ton tembakau iris ilegal dimusnahkan. Barang-barang tersebut merupakan hasil sitaan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II.

“Nilai kerugian negara memang tidak begitu besar sekitar Rp 1,6 Miliar, tetapi yang terpenting pemusnahan ini membantu industri rokok yang legal,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brojonegoro, Selasa (3/11).

Peredaran rokok ilegal, kata Bambang, mengurangi hak pasar rokok legal. Karena itu, pemusnahan barang bukti merupakan prestasi yang patut diapresiasi oleh industri rokok.

Bambang dalam pernyataannya berjanji akan menjaga pasar rokok legal di Indonesia. Pihaknya juga mendukung industri rokok untuk melakukan ekspor.

“Kita akan dorong agar Industri rokok di Malang bisa mengekspor produknya, tidak harus dijual di dalam negeri. Tapi bisa menjual juga ke luar negeri,” katanya.

Guna mendorong bangkitnya ekspor produk rokok, Menkeu menjanjikan kemudahan persyaratan ekspor produk rokok.

“Kami akan memberikan kemudahan-kemudahan ekspor dan impor untuk industri rokok tersebut,” tegasnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan, barang yang musnahkan adalah hasil sitaan seluruh unit di Jawa Timur II yang meliputi Malang, Kediri, Tulungagung, Blitar, Madiun, Panarukan, Banyuwangi, Probolinggo dan Banyuwangi.

“Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari fair threatment bagi Industri rokok yang telah mematuhi segala ketentuan dan membayar cukai sesuai kewajiban,” ungkapnya.

Penindakan dilakukan dengan harapan tidak ada lagi rokok ilegal yang tidak membayar cukai, di mana kemudian pasar akan diisi oleh industri rokok yang taat aturan. Selain juga untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai, dan melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan oleh peredaran rokok ilegal.

“Bea cukai secara aktif melakukan pengawasan dalam upaya menjalankan fungsi community protection dengan melakukan penindakan-penindakan terhadap jenis barang lain, di antaranya air softgun, obat-obatan atau suplemen, seks toys dan lain-lain,” tegasnya.

Pembakaran barang bukti dilakukan pada kantor Pos dengan modus barang kiriman dari luar negeri.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge