0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Penganiayaan

Bripda Taufik Cs Terancam Hukuman Mati

Enam tersangka kasus penganiyaan hingga korbannya meninggal dunia ()

Boyolali — Bripda Taufik Ismail, anggota Polres Wonogiri dan lima tersangka lainnya terancam hukuman mati atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman bertambah menyusul perubahan pasal yang diterapkan terhadap pelaku.

“Awalnya kita jerat pasal 170 KUHP ,namun setelah rekonstruksi dan autopsi, kita rubah menjadi pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal hukuman mati,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Andi Prasetya, Senin (2/11).

Selain pasal 340 KUHP, enam tersangka juga dikenai pasal berlapis Jo 55 KUHP Subsider 338 jo 55 KUHP Subsider 170 ayat 2 (3) Subsider 354 ayat 2 Jo  55 KUHP Subsider 351 Ayat 3 Jo 55 KUHP. Atau  170 ayat 1 ke 2 jo 55 KUHP Subsider 354 ayat 1 Jo 55 KUHP Subsider 351 ayat 351 ayat 3 jo 55 KUHP.

“Hasil rekonstruksi dan autopsi menunjukkan tersangka ingin membunuh korban,” tambahnya.

Dijelaskan, dari hasil rekonstruksi, terungkap enam tersangka dengan sadis membakar korban, Edi Susanto, warga Dukuh Jetis, Desa Blagung, Simo, Boyolali. Edi dianiaya dan tubuhnya dibakar dengan disiram bensin. Korban sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia dengan luka bakar parah. Sementara dari hasil autopsi, kematian korban akibat luka bakar parah, dimana enam organ tubuhnya hangus terbakar.

Di sisi lain, Kasi Pidana Umum Kejari Boyolali, Muhandas, dari autopsi jelas bahwa meninggalnya korban karena organ dalam terbakar. Tidak hanya satu, namun ada enam organ dalam yang terbakar.

“Satu organ dalam saja sudah luar biasa akibatnya, lha ini sampai enam,” ujar Muhandas.

Sebelumnya, Polres Boyolali telah menetapkan enam tersangka yakni Agus Renaldi (26) warga Grenjang, Kedunglengkong, Samsul Bakri (25) dan Nur Cahyadi (18)  warga Poncowidodo, Blagung, dan Eko Ady Saputro (24), Muhammad Mudhakir (25) dan Bripda Taufik Ismail (23) warga Blagung, Simo. Keenamnya melakukan penganiayaan terhadap korbn di Jalan Raya Simo-Klego,tepatnya di sekitar Waduk Bade. Kasus ini berawal dari tuduhan Bripda Taufik terhadap korban, yang dituduh melakukan pencurian uang dan televise di rumah orang tua Bripda Taufik

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge