0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Asusila Lurah Kampung Baru, BKD Solo Kaget

Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno (dok.timlo.net/gg)

Solo — Kepala Badan Kepegawaan Daerah (BKD) Solo, Hari Prihatno mengaku terkejut dengan kabar dugaan asusila yang dilakukan Lurah Kampung Baru, Pasar Kliwon, Solo yang saat ini masih didalami oleh polisi. Menurutnya, pihaknya akan mendalami kasus tersebut untuk mengambil langkah kedepan.

“Ya kami harus melakukan pengecekan terlebih dahulu, terkait kebenaran kabar tersebut. Terus terang kami kaget, dan baru mendengar dari media,” kata Hari Prihatno saat ditemui wartawan, baru-baru ini.

Disinggung sanksi yang akan diberikan, Hari Prihatno mengaku belum dapat menentukan tindakan apa-apa. Menurutnya, pihaknya harus berpegang pada azas praduga tak bersalah dan PP 53 tahun 2010 tentang Pegawai neger Sipil (PNS).

“Kami dalami dulu. Biarkan proses berjalan,” ucapnya.

Sementara, Lurah Kampung Baru, Suharjono saat ditemui wartawan memilih bungkam dan tidak mau berkomentar terkait kasus yang menjeratnya tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Lurah Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon, Suharjono dilaporkan ke pihak berwajib lantaran dituduh melakukan tindak asusila terhadap salah seorang warganya. Korban berinisial R (34) dilecehkan saat dirinya berada di ruangan Suharjono.

Waktu itu, sekitar pukul 07.30 WIB, korban datang ke Kelurahan untuk meminta surat administrasi.
Setelah mengurus dan dibuatkan surat oleh staf administrasi, Korban diminta naik sendiri untuk langsung meminta tanda tangan Lurah Suharjono. Kebetulan ruangan lurah ada di lantai 2 bagian atas.

Sebelum kejadian, Suharjono sempat menanyakan kondisi R, apakah sudah hamil atau belum. Pasalnya korban diketahui baru saja melangsungkan pernikahan. Saat berada diruang kerja lurah tersebut, Suharjono memegang bagian sensitif (payudara) korban.  Setelah kejadian itu, korban buru-buru meminta tanda tangan dan bergegas meninggalkan ruangan lurah dengan tergesa-gesa. Pasca kejadian tersebut, korban bersama suaminya melaporkan peristiwa itu ke Polresta Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge