0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Takut Bentrok, Debat Paslon Digelar di Hotel

Komisioner Divisi Hukum, Pencalonan dan Kampanye KPU Solo, Nurul Sutarti (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo tengah menyiapkan debat terbuka calon walikota dan calon wakil walikota tahap II yang bakal digelar Senin malam, 9 November mendatang. Mengantisipasi terjadinya bentrok antar pendukung saat pelaksanaan debat sebagaimana terjadi di beberapa daerah Soloraya, KPU Solo memastikan debat tahap II kembali digelar di ruang tertutup (hotel).

“Sempat muncul opsi lokasi debat tahap II ini di auditorium UNS. Kami sudah survei. Tetapi, kemudian beberapa daerah kan bentrok. Akhirnya kami nggak berani. Kalau di UNS, pengamanannya bakal susah karena areanya lebih luas,” kata Komisioner Divisi Hukum Pencalonan dan Kampanye KPU Solo, Nurul Sutarti kepada wartawan, Senin (2/11).

Nurul melanjutkan, KPU tengah memastikan beberapa hotel yang bisa dijadikan lokasi debat. Di antaranya Hotel Sahid Jaya dan Novotel. KPU menegaskan tidak menggunakan Hotel The Sunan, hotel tempat debat tahap I digelar, lantaran sudah dipakai pihak lain.

Debat tahap II nanti bakal mengambil tema Keserasian Pembangunan Pusat dan Daerah serta Integrasi Nasional. Secara umum, konsep debat tahap II tidak jauh berbeda dengan debat tahap I dimana debat dibagi dalam lima segmen. Hanya saja, di debat kali ini, ada segmen pertanyaan moderator kepada masing-masing calon wakil walikota.

Adapun mengenai moderator, sudah disepakati moderator diambilkan dari salah satu dari enam panelis yakni Dr Aidul Fitriciada Azhari SH MHum (Akademisi UMS), Prof Dr Ismi Dwi Hastuti Nurhaeni MSi (akademisi UNS), Drs Bambang Irawan MSi (akademisi UNS), Harry Mulyadi (tokoh masyarakat), Didik Wahyudiono (Ketua KPU Solo 2009-2014) dan Agus Riewanto (Akademisi UNS). Kesepakatan itu sesuai dengan evaluasi debat tahap I dimana tim Paslon menginginkan panelis menjadi moderator. Di debat tahap I, debat dianggap kurang greget lantaran pertanyaan dilontarkan oleh moderator yang bukan panelis.

“Disepakati, salah satu panelis akan menjadi moderator. Namun, masih akan diputuskan nanti malam dengan melibatkan Tim Paslon. Kemarin Tim AFi menginginkan Prof Dr Ismi Dwi Hastuti Nurhaeni, sementara Tim Rudy-Purnomo usulkan Drs Bambang Irawan,” beber Nurul.

Hal lain yang disepakati, dalam debat tahap II, pendukung Paslon diijinkan menambahkan jumlah pendukung yang masuk di area debat sebanyak 10 orang. Dengan demikian, total jumlah pendukung yang diperbolehkan masuk masing-masing Paslon sebanyak 60 orang. Debat bakal dihadiri 300 undangan dan disiarkan secara live melalui salah satu stasiun televisi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge