0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Google Doodle Rayakan Ulang Tahun Ke-200 George Boole

Doodle Google George Boole

Dok: Timlo.net/Google

Doodle Google George Boole

Timlo.net--”Siapakah George Boole?” Pertanyaan ini mungkin muncul di benak para pengguna internet saat mengunjungi Google selama 24 jam terakhir ini dan melihat doodle yang dibuat perusahaan itu. Google merayakan ulang tahun ke-200 dari pria Inggris itu dengan doodle berbentuk aljabar.

George Boole adalah seorang ahli matematika, ahli logika dan filosofi yang menciptakan Logika Boolean. Logika ini menjadi dasar dari era informasi saat ini. Menurut situs GeorgeBoole.com, sebuah situs University College Cork yang dibuat khusus untuk pria itu, warisan Boole ada di sekeliling kita, di komputer, tempat penyimpanan dan pengambilan informasi, sirkuit elektronik dan alat lain yang mendasari proses belajar dan komunikasi di abad ke-21.

“Kemajuannya dalam matematika, logika dan peluang menyediakan dasar yang penting untuk matematika, teknik mikroelektronik dan ilmu komputer modern,” tulis situs itu.

Lahir 200 tahun lalu pada 2 November, pendekatan aljabarnya terhadap logika, di mana semua nilai digolongkan menjadi dua “benar” atau “salah” masih digunakan hingga saat ini.

Dia juga merancang satu jenis bahasa aljabar, sekarang dikenal dengan nama aljabar Boolean, di mana tiga operasi dasarnya adalah “dan”, “atau” dan “tidak”.

Boole, anak berbakat yang belajar sendiri. Dia tidak pernah kuliah di universitas dan terpaksa meninggalkan sekolah di usia 16 tahun setelah usaha sepatu milik ayahnya bangkrut. Dia menjadi asisten guru di tahun yang sama dan membuka sekolahnya sendiri saat berusia 20 tahun.

Di usia 24, dia menerbitkan jurnalnya sendiri, Researches on the Theory of Analytical Transformations di the Cambridge Mathematical Journal.

Enam tahun kemudian, pada 1947, dia menerbitkan buku pertamanya The Mathematical Analysis of Logic, di mana dia memperkenalkan konsep logika simbolis di mana simbol-simbol matematika digunakan untuk mewakili kelas atau kelompok obyek, dan simbol-simbol itu dimanipulasi lewat matematika.

Pada 1849, dia ditunjuk menjadi profesor matematika di Queen’s College, Cork (sekarang University College Cork) di Irlandia.

Dia lalu mengembangkan teorinya pada magnum opus pada 1854 dengan judul An Investigation of the Laws of Thought. Boole meninggal karena pneumonia pada 1864 saat dia berusia 49 tahun setelah dia berjalan sepanjang 2 mil di tengah-tengah hujan dingin. Lalu dia mengisi kuliah dengan memakai baju yang basah itu.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge