0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dicap Sebagai Preman, Cabup PDIP Cuek

timlo.net/tarmuji

Cabup Joko Sutopo di tengah-tengah Keluarga Besar Marhaen Wonogiri

Wonogiri — Tudingan sebagai preman, tak berpendidikan yang ditujukan kepada Calon Bupati Wonogiri dari PDIP, Joko Sutopo, ditanggapi dingin. Bahkan, dia sama sekali tak menggubris hal itu.

Ra po-po saya dikatakan preman dan tidak ngenyam sekolah tinggi oleh calon (bupati) lain di kamar sebelah sana. Tapi kita buktikan jika terpilih nanti akan mampu mengatasi masalah yang kita hadapi selama ini,” ungkap Joko Sutopo saat menghadiri deklarasi dukungan oleh Keluarga Besar Marhaen di Jatirejo Kelurahan Wonoboyo, Wonogiri, Minggu (1/11).

Dia mencontohkan pertemanannya dengan Bupati Sukoharjo, Wardoyo, yang juga berasal dari Selogiri dan mantan preman juga. Namun demikian, Wardoyo mampu bekerja dengan baik. Salah satu buktinya, yakni dalam setiap tahun, Pemprov Jateng menggelontorkan dana Rp 400 Miliar, sedang Wonogiri hanya Rp 70 Miliar pertahunnya.

“Apa bedanya dengan Bupati Sukoharjo, dia dulu mantan preman, tapi nyatanya dia bisa membawa Sukoharjo lebih baik,” jelasnya.

Sementara, ketua panitia deklarasi, Anastasia Ari menyebutkan, dalam acara tersebut telah disebar undangan 1.000 lembar. Mereka itu, massa dari Gerakan Keluarga Marhaen (GKM) di 25 kecamatan, Relawan Pro Jokowi (Projo), Seknas Muda, Relawan Jokowi Mawon, serta Komunitas Gempar (Gerakan Pemuda Marhaen) Kabupaten Wonogiri.

“Kami sepakat dan merasa satu ideologi dengan PDIP sehingga dalam Pilkada Bupati nanti siap memenangkan pasangan Joko Sutopo-Edy Santosa (JOS),” tandasnya.(***)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge