0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Underpass Makamhaji Sebabkan Sumur Warga Kering

Perwakilan Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah melakukan audiensi dengan warga Makamhaji (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Perwakilan dari Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah menggelar audiensi dengan Warga Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo terkait polemik underpass¬†yang hingga saat ini belum terselesaikan. Warga menuntut untuk segera dilakukan perbaikan.

“Tuntutan kami sederhana. Permasalahan underpass segera diselesaikan,” kata salah seorang warga, Muhammad Hadi Purnomo Wisanggeni di sebuah rumah makan, Pajang, Laweyan, Solo, Rabu (30/4) siang.

Dikatakan, warga sekitar underpass sudah jenuh dengan permasalahan yang terjadi. Setiap terjadi hujan, jalan di bawah rel penghubung Solo-Yogya itu selalu digenangi air. Alhasil, perekonomian masyarakat terganggu.

Warga lainnya, Syahroni mengatakan, permasalan utama di kawasan itu adalah mengeringnya sumur warga. Sebelum dibangun underpass, sumur di kawasan itu tidak ada masalah sama sekali.

Underpass ini yang menyebabkan keringnya sumur warga,” tandas Syahroni.

Tak hanya itu, dirinya juga mengomentari terkait pompa penyedot air. Menurutnya, berapa pun pompa yang diperbantukan akan sia-sia belaka. Pasalnya, air yang disedot mesin pompa bukanlah air hujan. Melainkan air tanah yang biasa digunakan untuk aktivitas warga setiap hari.

“Jika terus dilakukan penyedotan oleh mesin pompa, dikhawatirkan air malah habis. Dan warga di sekitar underpass akan kekeringan,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Lingkar Selatan (PLS) Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah, Achyar Pasaribu berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan warga.

“Selama saya ditugaskan disini, saya akan menyelesaikan permasalahan underpass supaya tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge