0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Tembakau Lereng Merapi Terancam Gagal Panen

Petani tembakau lereng Gunung Merapi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejumlah petani tembakau di wilayah lereng Gunung Merapi, Cepogo, Boyolali terancam gagal panen. Menyusul banyaknya tanaman tembakau yang membusuk akibat masih tingginya intensitas hujan. Saat ini sebagai besar tanaman tembakau sudah banyak yang layu, kemudian berujung menjadi busuk.

“Ini sudah banyak yang ambruk, yang bisa diselamatkan yang langsung diperbaiki,” ungkap Slamet, petani tembakau Cepogo, Rabu (29/4).

Saat ini, dirinya hanya pasrah menghadapi kondisi cuaca saat yang tidak menentu. Semestinya, memasuki bulan April biasanya curah hujan sudah berkurang, tapi justru saat ini curah hujan sangat tinggi.

Petani tembakau lain asal Desa Sumbung, Cepogo, Widodo, mengungkapkan petani sudah mulai menanam tembakau sejaak bulan Maret lalu. Namun, cuaca yang tidak menentu dan masih tingginya intensitas hujan, membuat petani khawatir. Pasalnya, tanaman tembakau yang masih berumur satu bulan terancam gagal panen. Saat ini, tanaman tembakau yang rusak sudah mencapai 60 %.

“Kalau kebanyakan air akan membusuk, tidak bisa dipanen,” imbuhnya ditemui di ladang.

Imbasnya, petani pun merugi cukup besar karena tanaman tembakaunya rusak. Kerugian bahkan mencapai jutaan.

Musim tanam tembakau tahun ini pihaknya menanam sekitar 80 ribu batang tembakau di areal lahan seluas 4 hektar. Jika biaya bibit tembakau per batang mencapai Rp 600 ditambah biaya pupuk sekitar 400 per batang, maka
setiap batang tembakau membutuhkan biaya Rp 1.000. Jika kerusakannya mencapai 60 persen, maka kerugian yang ditanggung sudah mencapai puluhan juta.

Sementara untuk menambal sulam tanaman tembakau yang rusak, saat ini para petani belum berani mengambil resiko karena curah hujan masih sangat tinggi. Tanaman tembakau  rusak diterjang hujan saat ini lebih banyak
dibiarkan.

“Resikonya masih tinggi, kita tunggu cuaca membaik dulu untuk tambal sulam,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge