0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Puteri Indonesia Dipolisikan

Anindya Kusuma Puteri (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Puteri Indonesia 2015, Anindya Kusuma Puteri dilaporkan polisi. Anindya dituduh telah mempengaruhi dan melakukan penyebaran paham komunis karena mengupload foto dirinya sedang memakai kaos warna merah bergambar palu arit.

Menurut Koordinator Front Pembela Islam (FPI) Solo Raya Khoirul RS, Puteri Indonesia dinilai telah melakukan penyebaran paham komunis.

“Kita laporan resmi karena ini menyangkut Jawa Tengah juga. Secara undang-undang nanti dibicarakan oleh kuasa hukum saya,” ungkap Khoirul RS di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Jateng, Jumat (27/2).

Kuasa hukum FPI Solo Raya, Pongky Yoga Wiguna kepada wartawan menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Puteri Indonesia mengenakan atribut komunis melanggar Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999 tentang Pelarangan atau menggunakan dan mengembangkan ajaran komunis di Indonesia.

“Karena diduga melanggar undang-undang nomor 27 tahun 1999, tentang pelarangan atau menggunakan dan mengembangkan ajaran komunisme di wilayah negara Republik Indonesia. Kurang lebih dengan ancaman hukuman maksimal penjara 12 tahun penjara,” paparnya.

Selain itu, salah satu visi dan misi FPI, jangan sampai paham komunis dapat tumbuh di Indonesia. Untuk itu, Pongky berharap Puteri Indonesia ditindak tegas dengan segera dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan.

“Kami berharap karena ini diduga melanggar ketentuan pidana sehingga patut diproses dan semua yang bersangkutan, pelaku dapat ditindak tegas. Sesuai hukum yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge