0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

BPSK Solo Ditutup, Quatly Tanyakan Alasan Pemkot

Wakil Ketua FPKS DPRD Solo, Quatly A Alkatiri, (dok.timlo.net/humas pks solo)

Solo —¬†Ditutupnya pelayanan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Surakarta karena tidak ada anggaran menimbulkan pertanyaan berbagai kalangan. Salah satunya anggota Komisi I DPRD Solo, Quatly Abdulkadir Alkatiri. Dia mempertanyakan alasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tidak menganggarkan dana operasional BPSK.

“Pemkot kenapa sampai tidak menganggarkan? Apa alasannya? Apa karena BPSK banyak melayani sengketa dari luar Solo? ataukah penanganan sengketa dari BPSK dinilai tidak efisien? Permasalahnnya dimana?” tanya Quatly.

Humas PKS Solo dalam rilis yang diterima Timlo.net, Jumat (13/2) menyebutkan, Quatly Abdulkadir Alkatiri dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini mempertanyakan pihak Dinas Pendistrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait permasalahan ini.

“Harusnya hal ini sudah diketahui sebelumnya oleh Disperindag. BPSK kan di bawah Disperindag, jadi harusnya dinas tersebut yang mengusahakan,” pungkas Quatly. (*)

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge