0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pakaian Bekas di Pasar Senen Mengandung 216 Ribu Bakteri Berbahaya

Ilustrasi Penjual pakaian (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Timlo.net – Bagi Anda hobi membeli pakaian bekas di kawasan Senen, Jakarta, mulailah berhati-hati. Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan hasil uji lab untuk pakaian bekas dijual di Pasar Senen, Jakarta. Hasilnya, pakaian bekas mengandung ratusan ribu bakteri membahayakan untuk manusia.

“Ada 25 pakaian yang diambil di sekitar Senen, terdiri dari pakaian anak, pakaian wanita, pakaian pria, remaja, jeans. Kami pisahkan lima kelompok. Setelah uji lab selama satu bulan, telah selesai dua hari lalu,” ujar Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kemendag Widodo, ditemui di kantornya, Jakarta, Sabtu (31/1).

Widodo menegaskan pakaian-pakaian itu mengandung 216 ribu bakteri mikrobiologi. Bakteri membawa berbagai macam jenis penyakit. Mulai dari gatal-gatal, diare hingga penyakit saluran kelamin.

Selain itu, kata dia, peredaran pakaian bekas impor dinilai merusak martabat bangsa. Lantaran Indonesia bisa dicap sebagai tempat penampungan pakaian bekas dari negara lain.

“Dengan masuknya impor pakaian bekas, ini merusak martabat bangsa. Ini kenapa pakai bekas bisa masuk ke Indonesia? Konsumen juga belinya dengan tenang dan tidak tidak ada rasa khawatir,” ucapnya. [noe]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge