0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seiring Tantangan Dunia, Kurikulum Harus Berubah

dosen Universitas Negeri Jakarta Prof Dr. Mulyana, M.Pd (dok. Tyo)

Solo – Kurikulum pendidikan berubah lantaran kesempatan dan tantangan perubahan dunia yang semakin luas. Oleh karenanya, kurikulum harus menyesuaikan perubahan.

Pemerintah melalui kurikulum 2013 berupaya menjawab tantangan perubahan duania yang terjadi. Demikian ungkap dosen Universitas Negeri Jakarta, Mulyana, kepada wartawan sesuai menjadi narasumber pada acara Seminar Nasional dengan tema Pengaruh Perubahan Kurikulum Terhadap Mutu Pendidikan di Indonesia, di Kampus Universitas Tunas Pembangunan, Solo, Sabtu (31/1).

Dengan adanya perubahan kurikulum 2006 ke kurikulum 2013, menurut Mulyana, dampaknya tidak cukup signifikan. Sebab Kurikulum 2013 sudah memberikan sebuah instrument baik buku guru, buku siswa, peraturannya juga sudah jelas, berikut penilaiannya, termasuk silabus.

Tetapi karena masih banyaknya perbedaan dalam pemahaman baik guru dan sekolah, maka konsekuensi perubahan ke Kurikulum 2013 distop terlebih dahulu.

Soal berhasil atau tidak, menurut Mulyana, pilot project Kurikulum 2013 memang perlu pemetaan dan evaluasi. Tahun lalu memang sudah ada evaluasi, tetapi memang belum menyeluruh.

Karena itu, sekarang ini ada dua kurikulum. Pilot proyek Kurikulum 2013 tetap jalan, sedang tidak ikut pilot, kembali ke Kurikulum 2006.

“Tentang Kurikulum 2013 akan berlanjut ataukah tidak, memang perlu proses kajian yang lebih mendalam,” jelasnya.

Sementara terkait dengan perubahan dari Kurikulum 2006 ke Kurikulum 2013, menurut Mulyana, memang perlu dikaji kesiapan sekolah yang menyangkut infrastruktur, perangkat guru dan siswa. Artinya proses perubahan kurikulum sebenarnya sudah berjalan. Kalaupun ada kendala, wajar.

Tetapi esensi yang paling penting dari perubahan dari Kurikulum 2006 ke Kurikulum 2013, menurut Mulyana, memberi peluang kesempatan dan kompetensi kepada para guru untuk mendidik siswanya lebih berkreatif dan siap menghadapi tantangan dunia yang begitu kompetitif.

“Sehingga siswa harus diberi kompetensi yang bagus,” jelasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge