0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Awas, Klaten Endemi DBD

(Ilustrasi) Petugas melakukan fogging guna mencegah demam berdarah (dok.timlo.net/nanin)

Klaten – Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten mengingatkan warga agar mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya sepanjang Januari, 79 warga Klaten terjangkit DBD dengan jumlah korban meninggal sebanyak 4 orang.

“Akibat penyakit yang bersumber dari gigitan nyamuk Aedes aegipty ini, penderita DBD di Klaten pada Januari 2015 ini mengalami kenaikan signifikan di banding bulan Januari tahun 2014 lalu, yang mencapai 19 kasus. Bahkan dari 79 kasus di bulan ini, empat orang diantaranya meninggal dunia,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Klaten, Herry Martanto, kepada Timlo.net, Jumat (30/1).

Meski tidak termasuk kejadian luar biasa (KLB), Herry mengatakan, Dinkes Klaten telah meningkatkan pengawasan dan memberikan surat edaran, berupa himbauan untuk mewaspadai penularan penyakit DBD kepada kepala puskesmas dan kepala desa di seluruh wilayah Klaten.

“Selain itu, kami juga menggandeng dokter-dokter rumah sakit hingga Puskesmas melalui program ceramah tata laksana klinis DBD untuk ikut serta dalam memerangi penyakit DBD,” sambungnya.

Selama musim penghujan yang diperkirakan dari Januari hingga April, tak hanya DBD, penyakit leptospirosis dan penyakit pascabanjir seperti gatal-gatal juga perlu mendapat perhatian dari masyarakat.

“Kami mengingatkan warga agar selalu membersihkan selokan dan mengubur tempat atau benda yang berpotensi sebagai penampungan air. Pasalnya di tempat-tempat itulah jentik nyamuk berkembang secara subur. Selain itu, kita harus membersihkan diri setelah kontak dengan air hujan,” imbuh kabid P2P Dinkes Klaten, Herry Marwanto.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge