0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penderita Katarak Tewas Tersambar KA Kahuripan

(ilustrasi) Tim mengevakuasi mayat korban kecelakaan kereta api (Dok.Timlo.net/ Nanang Rahadian)

Karanganyar — Seorang pria bernama Rudi Hartono (48) warga Dukuh Silamat Balong Rt 02/08 Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Karanganyar  tewas tersambar kereta api (KA) Kahuripan jurusan Bandung- Kediri, Sabtu (31/1)  pukul 06.00 WIB. Korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Kapolsek Jaten AKP Y Subandi mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra mengatakan, kejadian itu awalnya penjaga Stasiun Kemiri yang sedang bertugas melihat korban berdiri di atas rel di jalur perlintasan kereta api Palur- Kemiri Km 254+1  di Dukuh Silamat Balong Desa Jetis, Jaten. Korban berkali-kali diteriaki petugas agar menjauh dari rel karena akan ada kereta yang akan lewat.

“Petugas stasiun sudah memperingatkan korban dengan berteriak-teriak agar korban menjauh dari rel,” kata Kapolsek AKP Y Subandi.

Korban tak mengindahkan seruan petugas, akhirnya tertabrak KA Kahuripan dalam kecepatan tinggi. Korban mengalami sejumlah luka diantaranya pendarahan pada mulut, luka pada bagian dipinggang, dada, jari kaki kanan dan kiri hingga meninggal dunia.

“Diperoleh keterangan dari keluarga, korban memang sakit rabun atau katarak,” jelas AKP Y Subandi.

Petugas yang menerima laporan langsung menerjunkan tim Inafis Polres Karanganyar untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Jaten I untuk dilakukan visum.

“Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya luka-luka akibat penganiayaan. Ini murni kecelakaan,” jelasnya.

Atas persetujuan pihak keluarga, tidak akan dilakukan autopsi. Usai divisum, korban langsung diserahkan keluarganya untuk dimakamkan.

“Keluarga meminta tidak dilakukan autopsi dan secepatnya dimakamkan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge