0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua MA Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unair

Ketua MA M Hatta Ali (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara Pengukuhan Guru Besar Universitas Airlangga Prof DR M Hatta Ali SH MA di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur.

Hatta Ali merupakan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2012-2017 menggantikan Harifin A Tumpa.

Pantauan merdeka.com, Sabtu (31/1) di lokasi, turut hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh nasional, antara lain mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Ketua DPR Setya Novanto, Harry Azhar Azis, Sutarman Marzuki, dan Chairul Tanjung.

Karir Hatta Ali dimulai sejak menjadi PNS di Departemen Kehakiman yang kini berganti nama Kementerian Hukum dan HAM. Tahun 1982, ia menjadi calon hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Di tahun 1995, ia terpilih sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo yang dilanjutkan menjadi Kepala Pengadilan Negeri Bitung pada 18 November 1996.

Empat tahun berikutnya Hatta pindah ke Manado dan mengisi jabatan Ketua Pengadilan Negeri pada 16 Juni 2000. Setahun kemudian tepatnya 5 Juli 2001, ia pindah lagi ke Tangerang menjadi Ketua Pengadilan Negeri.

Karirnya kian melesat. Tahun 2003, ia menjabat sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar. Selanjutnya ia merangkap jabatan sebagai Sekretaris Ketua MA pada 2004 dan Dirjen Badilum I di 2005.

Hanya dalam dua tahun saja, Hatta Ali kembali diangkat. Kali ini menjadi Hakim Agung tahun 2007. Dua tahun kemudian penyandang gelar Doktor dari Universitas Padjadjaran ini menjadi Ketua Muda Pengawasan MA merangkap Ketua Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) serta juru bicara Mahkamah Agung.

Hingga akhirnya lewat voting di Sidang Paripurna Khusus pada 8 Februari 2012, Hatta Ali terpilih menjadi orang nomor satu di Mahkamah Agung. Ia pun menyampaikan program-programnya sebagai ketua pengadilan tertinggi di Indonesia.

Hatta berjanji akan menjalankan amanah sebagai Ketua MA dan memprioritaskan pelayanan keadilan bagi masyarakat sebagaimana tertuang dalam blue print MA 2010-2035. [lia]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge