0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Rumah Deret, Pemkot Bangun Wisata Air Kali Pepe

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menjalankan alat berat mengeruk sedimentasi Kali Pepe (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo – Pembangunan Rumah Deret di kawasan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Solo telah mencapai tahap finishing. Proses pembangunan yang akan dimulai bulan Februari mendatang adalah tahap ke II dari penataan di kawasan bantaran Kali Pepe.

Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Agus Djoko Witiarso, Jumat (30/1) mengungkapkan, pembangunan kawasan Kali Pepe ini terdiri dari tujuh tahapan. Pembangunan rumah deret ini merupakan tahapan pertama dari tujuh tahapan tersebut. Penataan ruang itu akan menyasar sepanjang Kali Pepe mulai dari kawasan Keprabon hingga Mangkunegaran.

“Pembangunan kawasan ini adalah rangkaian program penataan lingkungan. Pembangunannya terdiri dari tujuh tahapan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Solo Endah Sita Resmi menerangkan, proses pembangunan kawasan sendiri telah mencapai tahap penjelasan lelang. Sita mengatakan, anggaran untuk dua proyek rumah deret dianggarkan masing-masing Rp 4,5 miliar dan Rp 4,3 miliar.

“Mungkin pertengahan Februari nanti sudah akan mulai kita kerjakan untuk pembangunan tahap kedua. Targetnya tahap kedua ini akan selesai dalam jangka waktu tiga bulan,” katanya.

Terpisah, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap pembangunan rumah deret ini akan rampung hingga pertengahan tahun ini. Dikatakan, konsep dari rumah deret ini telah dipikirkan secara matang, dan memang cocok dibangun dikawasan bantaran sungai. Menurutnya cara penataan kawasan dengan pembangunan rumah deret ini lebih mudah, ketimbang membiarkan rumah-rumah yang terlihat kumuh di pinggir sungai.

Selain itu, Rudy –sapaan Walikota Solo, juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) untuk menetapkan lokasi pengembangan wisata air Kali Pepe.

“Nanti coba kita kembangkan wisata air di Kali Pepe, kalau berhasil bisa menambah kunjungan wisatawan, dan tentu akan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di rumah deret,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge