0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berkat Tahlilan, Jenazah Korban AirAsia Teridentifikasi

Evakuasi jenazah AirAsia (merdeka.com)

Timlo.net – Sejak hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 dikabarkan hilang, keluarga Gusti Made Bobi Sidartha di Malang selalu menggelar acara tahlilan dan pembacaan Surat Yasin. Saat hari yang ke-35, keluarga mendapatkan kepastian kalau dua dari empat anggota keluarga mereka sudah teridentifikasi.

“Ada acara tahlilan dan Yasinan melanjutkan yang kemarin. Rabu besok sudah 40 harinya, tapi alhamdulillah sebelum hari ke-40, jenazah sudah ada yang diketemukan,” kata Antasari, paman dari korban Bobi di rumah duka, Jalan Simpang Gading, Malang, Jumat (30/1/2015).

Jenazah Gusti Ayu Made Keisha Putri (10) dan Gusti Ayu Putriyana Permata Sari (16) berhasil teridentifikasi. Jenazah Keisha dimakamkan secara Islam di pemakaman umum Samaan, Malang, sementara jenazah Permta Sari direncanakan dimakamkan di Madiun.

Jenazah Keisha tiba di rumah duka di Malang sekitar pukul 17.30 WIB dengan disambut oleh perwakilan keluarga. Selain itu para tetangga langsung menyambut dengan bacaan tahlil dari saat jenazah turun dari ambulans. Warga secara bergiliran menyalatkan.

Jenazah Keisha semula akan langsung dimakamkan, namun karena suasana yang terus hujan akhirnya diputuskan dimakamkan Sabtu (31/1). Keluarga hingga malam ini menggelar doa di rumah duka.

Keluarga Gusti Made Bobi Sidartha, bersama istrinya Donna Indah Nurwatie, dan kedua putrinya Gusti Ayu Made Keisha Putri dan Gusti Ayu Putriyana Permata Sari menjadi korban AsiaAir. Jenazah kakak-adik teridentifikasi, sementara kedua orang tuanya belum ditemukan.

Jasad Keisha dan Permata Sari teridentifikasi berdasarkan metode primer, yaitu pemeriksaan DNA dengan sampel celana dalam yang belum dicuci dari rumah korban. Selain itu diperkuat lagi dengan data skunder yakni jenis kelamin, usia, tinggi badan dan rekaman CCTV bandara. [eko]

 

Sumber : merdeka.om

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge