0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taspen Bangun Shelter bagi Pedagang Jl Supomo

Peletakan batu pertama pembangunan shelter (Dok. Timlo.net/Heru Murdhani)

Solo – Sebanyak 34 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Supomo nantinya menempati shelter baru. Shelter hasil bantuan program corporate social responsibility (CSR) PT Taspen itu rencananya dibangun pekan depan.

Kepala PT Taspen, Bagus Rumbogo, saat peletakan batu pertama mengungkapkan perseroan terus berbuat sesuatu untuk masyarakat. Selain memberikan bantuan berupa pembangunan shelter, PT Taspen juga melakukan pembangunan masjid dan gereja di sejumlah tempat.

Bagus Rumbogo mengatakan, PT Taspen mulai membidik PKL dan usaha kecil dalam memperluas produk pinjaman mereka. Dia menilai, PKL harus memiliki pandangan maju dengan membuat daya tawar kepada konsumen. Menurut dia, salah satunya adalah dengan membenahi lokasi berjualan, sehingga pelanggan berdatangan dan betah jajan di warung PKL.

“Harus dibenahi dan ditata agar tidak semrawut dan tidak terlihat kotor, setelah itu pasti pelanggan akan nyaman makan di situ. Soal permodalan, kami bisa membantu dengan kredit usaha kecil,” ujarnya.

Sementara Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, mengaku senang dengan bantuan CSR dari PT Taspen. Rudy, demikian dia biasa disapa menjelaskan bantuan sebesar Rp 195 juta itu nantinya diwujudkan dalam bentuk shelter dengan ukuran 3 x 2,75 meter.

“Kalau sekarang ini kan masih terlihat kumuh, tapi nanti akan dibuat seperti di Kota Barat dengan satu tiang, itu lebih hemat dan penampilannya lebih bagus,” ujarnya.

Tak hanya menampung PKL di Jl Supomo, shelter itu nantinya bisa mengurangi jumlah PKL di Jl Slamet Riyadi. PKL beroperasi di sekitar Hotel Dana hingga Sriwedari nantinya dipindahkan ke lokasi jajanan baru ini.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge