0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Pedagang Solo Butuh Penataan

PKL bermobil di Alun-alun Utara Keraton Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Ribuan pedagang kaki lima (PKL) Kota Solo memerlukan penataan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) setempat, Subagyo, di sela peletakan batu pertama shelter PT Taspen, Jl Supomo.

“Data 2010 lalu ada 5817 PKL di Solo, namun sudah ada 4093 yang ditata. Artinya, masih ada 1800-an PKL yang memerlukan penanganan,” jelasnya, Jumat (30/1).

Selama lima tahun terakhir DPP telah melakukan pendataan terhadap PKL. Hasilnya tak ada penambahan signifikan, sebagian besar telah ditata dan direlokasi. Menurut Subagyo dalam penataannya, PKL memerlukan pendekatan khusus.

“Pertumbuhan jumlah PKL ini tidak terlalu banyak, hanya sekitar 2 persen. Menata PKL itu sendiri juga gampang-gampang susah, perlu pendekatan khusus untuk melakukannya. Kami sudah menata sebagian besar PKL yang ada di Solo, sedangkan sisanya akan kami lakukan periode 2015 hingga 2016,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Solo, HadiRudyatmo, mengaku program penataan PKL terus dilakukan. Selain melakukan penataan PKL sudah terdata, pria akrab disapa Rudy ini mengatakan siap melakukan pengawasan terhadap kawasan telah ditata. Hal itu dilakukan untuk mencegah kembali menjamurnya PKL di wilayah itu.

Menurut Rudy, ada empat solusi dalam penataan PKL, yakni dengan cara tendanisasi, relokasi, pemberian gerobak dan pembangunan shelter. Dengan berbagai bantuan, Rudy berharap para PKL tetap menjaga kebersihan dan keindahan kota.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge