0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

LKPS Kholif@h Gelar Seminar Jihad

Wonogiri – Pemaknaan tentang jihad di masyarakat saat ini masih salah kaprah. Jihad selama ini  dimaknai hanya sekadar perang saja, namun makna sejatinya jihad sendiri pada hakikatnya berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menghasilkan sesuatu diridhai Allah SWT. Hal itu merupakan bahan dialog publik diusung Lembaga Kajian dan  Pendampingan Sosial (LKPS) Kholif@h Sukoharjo dengan tema “Mewaspadai Eksploitasi Gerakan Jihad:antara Syar’i dan Kepentingan Politik”, Jumat (30/1).

“Dengan dialog ini kami berharap masyarakat luas lebih paham tentang makna jihad itu sendiri dan tidak salah kaprah. Kami berusaha memberikan pemahaman yang seimbang dan bukan sepenggal-sepenggal dan juga bukan dari penafsiran satu kelompok saja, maka kami mengadakan dialog ini dengan mengundang narasumber dari berbagai kelompok,” ungkap Ahmad Fauzan dari LKPS Kholif@h Sukoharjo, saat dijumpai wartawan.

Dikatakan, pemberian pemahaman tentang jihad ini merupkan suatu upaya untuk mewaspadai gerakan-gerakan Islam radikal, seringkali mengatakan bahwa hal dilakukan adalah jalan jihad. Dicontohkan seperti bom bunuh diri, aksi teror dan juga kelompok ISIS.

Saat ditanya wartawan alasan diadakan dialog tentang jihad di Wonogiri berkaitan dengan adanya indikasi jihad garis keras, dia pun menampik. Ia bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas-ormas) Islam hanya ingin memberikan pemahaman yang benar tentang jihad dan juga mewaspadai agar kondusif.

“Jadi hanya mewaspadai saja karena Wonogiri masih satu area Soloraya juga saya yakin kena imbasnya, soalnya kan selama ini wilayah Soloraya diklaim sebagai sarang teroris,” katanya.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge