0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PSSI Diminta Copot Lambang Garuda, Rudy Dukung Menpora

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Walikota Solo yang juga eks anggota Komite Normalisasi PSSI, FX Hadi Rudyatmo mendukung penuh sikap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terkait masalah PSSI. Kali ini, Imam Nahrawi meminta PSSI untuk mencopot lambang garuda di dada jersey, apabila tak mengindahkan arahan Menpora.

“Betul itu, saya dukung penuh Menpora. Kalau PSSI menganggap dirinya bukan milik bangsa Indonesia makanya jangan pakai simbol Garuda,” ungkap Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, Jumat (30/1).

Diakui, PSSI seperti kehilangan arah dan menuju kemunduran. Seperti halnya salah satu pejabat PSSI yang menyebut bahwa sepak bola ini bukanlah milik bangsa Indonesia melainkan milik FIFA. Padahal, segala macam bentuk pendanaan menggunakan APBD.

“PSSI itu kan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia, jadi harus tunduk kepada Bangsa Indonesia. Kalau (huruf) “I”-nya dihilangkan terserah, mau ikut FIFA sana atau pindah ke negara lain saja,” tambah Rudy.

Menpora meminta PSSI untuk mencopot lambang garuda di seragam Timnas, lantaran tak memenuhi panggilan Tim Sembilan bentukan Menpora. Padahal, Tim Sembilan dibentuk untuk mengarahkan PSSI menjadi lebih baik.

Bukan tanpa sebab, sudah ke sekian kalinya sepak bola Indonesia bukannya maju malah mundur. Bila menengok ke belakang beberapa tahun terakhir. Prestasi Indonesia hanyalah mentok menjadi finalis Piala AFF dan SEA Games, serta juara untuk AFF U-19.

Namun daftar hitam PSSI sungguh menumpuk. Praktik-praktik suap, aksi bentrok suporter yang berujung korban tewas, hingga gelar juara yang sudah dipesan, seolah menjadi hal yang biasa terjadi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge