0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gubernur Ganjar Jadi Guru Dadakan di SMA 1 Karanganyar

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tengah mengajar siswa SMA 1 Karanganyar ()
Karanganyar — Ada yang berbeda dalam kunjungan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Karanganyar, Kamis (29/1). Tak hanya menjalankan tugas sebagai kepala pemerintahan Jateng, namun mantan anggota DPR ini menjadi guru dadakan di SMA 1 Karanganyar.
Ganjar tiba di SMA 1 Karanganyar sekitar pukul 12.00 WIB. Saat tiba di salah satu SMA Favorit di Kabupaten yang terletak di bawah kaki Gunung Lawu ini, Ganjar disambut ratusan siswa.

Ganjar lebih memilih langsung menuju aula dimana dirinya menjadi guru dadakan. Padahal, pihak sekolah telah menyediakan ruang transit untuk Gubenur.  Setibanya di Aula, untuk mencairkan suasana, Ganjar pun langsung mengajak siswa ini untuk berdialog langsung. Tak hanya itu saja, Ganjar mengajak beberapa siswa untuk menyebutkan tiga masalah besar yang tengah dihadapi bangsa ini.

“Coba kamu sebutkan tiga masalah besar yang tengah dihadapi bangsa ini?” tanya Ganjar kepada Rene, Risma dan Kevin yang diminta untuk menjawab tiga masalah tersebut.

Ketiga siswa tersebut satu persatu menjawab pertanyaan Ganjar. Ada yang menjawab korupsi sebagai masalah yang paling berat dihadapi. Tapi ada pula yang menjawab kemiskinan dan bencana.

Selain itu, Ganjar juga mengajarkan kebencanaan kepada para siswa. Menurut Ganjar yang ditemui usai memberikan materi, dirinya ingin mengajak generasi muda untuk peduli kepada lingkungan termasuk jika terjadi bencana.

“Mereka tahu tentang gempa di Banjarnegara tapi saat saya tanya tentang Tengklik apakah ada longsor di sana, justru mereka tidak tahu,” kata Ganjar.

Di depan para siswa, Gubernur Jateng juga mengajarkan bagaimana membaca tanda-tanda alam saat akan terjadi bencana longsor. Salah satunya adalah posisi pohon yang mulai miring, banyak kerikil jatuh ke bawah. Jika sudah ada tanda itu, harus segera mencari tempat aman.

“Kearifan lokal harus kita pelajari seperti tanda-tanda alamakan terjadinta longsor,” katanya.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge