0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bau Sampah TPA Jomboran Ganggu Aktivitas Sekolah

Warga di sekitar lokasi TPA Jomboran, Kecamatan Klaten, memasang sejumlah spanduk berisi tuntutan penutupan TPA (Dok. Timlo.net/Aditya)

Klaten – Akibat bau tak sedap dari Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Jomboran, kesehatan warga menjadi terganggu. Tak hanya itu, sekolah-sekolah berada di wilayah sekitar juga merasakan menguarnya sampah TPA.

“Di desa ini (Gumulan) yang berbatasan dengan Desa Jomboran, ada berbagai sekolah, mulai dari PAUD hingga SMK. Alhasil, bau sampah yang menguar dari TPA Jomboran juga mengganggu aktivitas belajar-mengajar para siswa. Tak hanya warga kami saja,” tandas Kepala Desa Gumulan, Yuliani, Kamis (29/1).

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Energi Sumberdaya Mineral (DPU ESDM) Klaten, Juwito mengatakan, pihaknya memang sudah menerima surat keberatan dari warga. Namun demikian untuk melakukan pemindahan ataupun pemberhentian operasional TPA Jomboran belum bisa dilakukan. Musababnya, pengadaan TPA baru dianggarkan pada APBD 2015 ini.

“Pemerintah belum bisa mencari dan melakukan pengadaan tanah pengganti. Namun demikian, pada APBD perubahan kami akan tetap mengusulkannya lagi,” jelas Juwito.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga dua desa di sekitar lokasi TPA Jomboran, Kecamatan Klaten, memasang sejumlah spanduk berisi tuntutan penutupan TPA itu. Pasalnya, selain sudah berlebih, warga Desa Jomboran dan Gumulan juga mengeluhkan adanya pencemaran sampah ditimbulkan.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge