0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganjar Anggap Wajar Demo di Waduk Gondang

Puluhan warga terdampak pembangunan Waduk Gondang, Kerjo melakukan aksi demo saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau proyek, Kamis (29/1) (Dok. Timlo.net/Nanang Rahadian)

Karanganyar – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menganggap wajar demo dilakukan warga terdampak pembangunan Waduk Gondang. Dirinya bisa merasakan kekhawatiran warga, namun pembangunan waduk di perbatasan Karanganyar-Sragen itu memang belum memasuki tahap pembahasan ganti rugi.

”Soal demo, saya rasa tuntutan mereka sangat-sangat wajar. BPN (Badan Pertanahan Nasional) akan turun tangan melakukan pengukuran. Tugas saya tinggal mengawasi jalannya proyek, sehingga progress bisa jalan dan keinginan masyarakat terpenuhi,” jelas Gubernur Ganjar.

Gubernur diusung PDIP ini juga langsung menjawab gamblang perkembangan proyek. Diterangkan dia, pengukuran lahan warga segera dilakukan supaya tak ada kekeliruan. Berdasarkan pengukuran nantinya dilakukan pembahasan selanjutnya.

”Nanti dihitung, tentunya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan di sini. Bukan tidak mungkin mereka akan dilibatkan dalam pembangunan waduk ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pertahanan Nasional Karanganyar, Dwi Purnama, mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan pengukuran lahan warga. Tahap ini dimulai Februari 2015 mendatang.

”Awal Februari, mulai dengan rapat yang dilanjutkan dengan penyuluhan. Selanjutnya pengukuran akan mulai jalan. Berdasarkan data, penghitungan appraisal selanjutnya akan dilakukan oleh pihak lain,” tandasnya.

Seperti diketahui, Waduk Gondang di Desa Ganten, Kecamatan Kerjo memiliki total luas 88 hektar. Dengan rincian, tanah masyarakat 38,67 hektar, kemudian tanah PTP IX Kerjoarum seluas 43,87 hektar. Waduk diproyeksikan mampu menampung 10 juta meter kubik air untuk distribusi ke 4680 hektar lahan pertanian.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge