0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tebing Bekas Galian C Longsor Terjang Persawahan

(Ilustrasi) Penambang galian C (dok.timlo.net)

‪Karanganyar – Akibat penambangan pasir dan batu tak terkendali, sebuah tebing setinggi 20 meter di Dukuh Ngledok RT 2/VI Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu ambrol, Kamis (29/1) pagi. Longsoran menerjang areal persawahan dan menimbun alur sungai.‬ Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

‪Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra kepada wartawan, mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 07.30 WIB itu menimpa sebuah tebing sering disebut Gunung Merto.

Sebelumnya areal longsor merupakan tempat penambangan batu dan pasir. Meski sudah setahun ini berhenti, namun bekas galian menjadikan tebing labil dan mudah longsor.

‪“Penambangan di situ sudah berhenti setahun lalu. Entah ada hubungannya dengan aktivitas penambangan ataukah tidak, namun pada kenyataannya tebing itu rapuh. Sedangkan jalan di atasnya masih sering dilewati warga,” jelasnya.‬

‪Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan Rp 1,5 juta dihitung dari aset berupa sawah milik Sunar (51) dan Atmo Wiyono (80). Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dikatakan, tak lama usai longsor pukul 07.30 WIB, warga bersama aparat bergotong-royong menyingkirkan bebatuan dari aliran sungai.‬

Sementara guna mengantisipasi longsor susulan  Kapolsek meminta warga sekitar lokasi untuk terus waspada. Dia juga mengimbau kepada warga lain di daerah rawan longsor agar ekstra waspada terhadap potensi bencana alam.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge