0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sembunyi-sembunyi, Prostitusi Gang Dolly Masih Eksis

ilustrasi PSK (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Meski sudah ditutup, praktik prostitusi di gang Dolly, Surabaya masih berjalan. Dua mucikari diciduk anggota Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur, saat bertransaksi dengan pelanggannya.

Dua makelar esek-esek yang ditangkap itu adalah, Anton (39), asal Malang dan Makhsus alias Gondrong (39), warga Surabaya. Sayangnya, satu teman tersangka berhasil kabur dari sergapan petugas. Rekan dua tersangka itu berinisial R.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono menegaskan, para tersangka ini, dalam kegiatannya, sudah tidak lagi terbuka seperti saat Dolly dan Jarak belum (resmi) ditutup Pemkot Surabaya. Tapi dilakukan terselubung dan via telepon, kemudian PSK yang dibooking diantar ke salah satu hotel yang disepakati.

Sementara para PSK-nya, juga tidak lagi dipajang di dalam ‘aquarium raksasa’ tapi ditempatkan di sebuah kamar kos yang tersembunyi dan siap datang jika dihubungi oleh mucikarinya.

Mereka, para tersangka, juga membanderol cewek-cewek kelas premium dengan tarif fantastis, bukan PSK kelas teri. Sekali kencan, pelanggan wajib membayar Rp 1,7 juta.

“Yang berhasil kita ungkap dari dua tersangka ini, ada dua cewek yang melayani pria hidung belang di hotel dengan tarif masing-masing Rp 1,7 juta untuk sekali kencan,” terang Awi Setiyono di Mapolda Jawa Timur, Kamis (29/1).

Masih kata Awi, kedua tersangka ditangkap pihaknya saat mengantarkan PSK-nya di sebuah hotel yang ada di Surabaya Selatan.

“Selain menangkap dua tersangka, kita juga menyita barang bukti berupa kondom bekas pakai, kondom belum terpakai, serta uang Rp 3,5 hasil transaksi,” tandasnya.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge