0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kurang Hati-Hati, Bus Seruduk Pagar Rumah

Seseorang pekerja nampak sedang memperbaiki pagar rumah usai diseruduk bus Karna Putra jurusan Solo-Sumberlawang, Sragen (Dok. Timlo.net/Khalik)

Solo – Kecelakaan melibatkan Bus Karna Putra jurusan Solo-Sumberlawang, Sragen dan colt pick-up terjadi di kawasan Nusukan, Banjarsari, Solo pada Jumat (16/1). Selain mengakibatkan dua kendaraan rusak di bagian depan dan samping, bus juga sempat menyeruduk pagar rumah warga hingga roboh.

Informasi dihimpun, bus bernopol AD 1550 AD melaju kencang dari arah Utara menuju Selatan Jalan Singosari Timur. Namun, tiba-tiba muncul colt pick-up bernopol AD 1761 NU dari arah Barat atau arah Jalan Sriwijaya. Sontak, colt pick-up tiba-tiba muncul membuat sopir kaget. Akhirnya, sang pengemudi bus pun membanting stir ke arah kiri hingga menerjang pagar rumah warga, letaknya persis di persimpangan jalan.

“Kejadiannya sangat cepat sekali. Sekitar pukul 07.30 WIB. Waktu itu, jalan sini (Jalan Singosari Timur, Nusukan-red) sangat padat. Bus pun melaju sangat kencang sekali. Hingga, saat ada colt pick-up yang keluar dari gang sopir pun kaget dan langsung membanting stir ke kiri, sehingga menabrak rumah di dekat persimpangan tersebut,” terang salah seorang saksi, Mardi (68).

Pria kesehariannya berjualan di sekitar lokasi kejadian itu juga mengatakan, beruntung rumah diseruduk bus dipisahkan dengan saluran air. Sehingga, bus tadinya melaju kencang dapat segera berhenti lantaran ban bagian depan bus masuk ke dalam saluran air. Jika tidak, lanjutnya, pasti sampai menerjang rumah hingga roboh.

“Untungnya ada kalenan (saluran air-red) di depan rumahnya itu. Jika tidak, dengan laju bus yang kencang pasti roboh rumahnya,” ujar Mardi.

Sementara itu, Kanitlaka Polresta Solo, AKP Marlin Payu mewakili Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Jamal Alam mengatakan, kecelakaan terjadi lantaran bus melebihi batas kecepatan saat berada di jalan raya. Selain itu juga, saat mengetahui terdapat persimpangan sopir tidak mengurangi laju kendaraan dan memrioritaskan kendaraan hendak menyeberang terlebih dulu.

“Kecelakaan berawal dari pelanggaran. Sopir melanggar batas kecepatan, padahal dia tahu di situ ada perempatan,” ujar Kanitlaka.

Beruntung, dalam peristiwa itu tak terjadi jatuh korban. Hanya, bus mengalami kerusakan parah di bagian depan. Sementara, colt pick-up rusak di bagian bak samping kiri.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge