0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Waspada Banjir, Warga Solo Berbenah

Posko Banjir PMI Kot Surakarta (dok.timlo.net/huma spmi kota surakarta)

Solo – Bahaya banjir setiap saat mengintai Solo menjadikan sebagian warga berbenah manakala musim hujan tiba. Beberapa kelompok masyarakat kemungkinan terdampak banjir mulai membentuk Forum Rekso Lepen bertugas sebagai pengawas dan pengaman sungai.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo, Eko Nugroho, mengatakan kesadaran masyarakat terbentuk karena pengalaman banjir beberapa kali menimpa Solo di tahun-tahun silam.

“Forum itu bertugas mengawasi agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai. Selain itu forum juga menggelar aksi membersihkan sungai dari sampah, bahkan mengawasi pembangunan yang sekiranya menjorok ke sungai atau garis sepadan sungai,” ungkapnya, baru-baru ini.

Selain Forum Rekso Lepen, ada pula Forum Bengawan Solo beranggotakan instansi bertanggungjawab langsung mengenai sungai Bengawan Solo. Forum Bengawan Solo beranggotakan pemerintah Kota Solo, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) serta Search and Rescue (SAR) Universitas Sebelas Maret. Komunitas itu bersekretariat di gedung Bakorwil II Jawa Tengah.

“Selain itu untuk menjaga keamanan masyarakat Solo dari banjir, kami juga berkoordinasi dengan seluruh BPBD Soloraya untuk memantau ketinggian sungai dan cuaca mulai dari bendungan Gajahmungkur Wonogiri, Klaten, Sukoharjo maupun Boyolali yang merupakan daerah hulu Sungai Bengawan Solo,” jelas Eko Nugroho.

Eko juga meminta warga untuk terus waspada dengan curah hujan diperkirakan lebih tinggi dari tahun lalu.

“Meskipun beberapa hari ini tidak turun hujan, saya meminta warga untuk tetap waspada karena sangat memungkinkan di Solo tidak hujan, tetapi di daerah lain hujan, kita yang terkena dampak banjirnya,” pungkas dia.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge