0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tokopedia Agresif Cengkeram Dunia Maya

SAMPAIKAN PAPARAN-Public Relations Executive Siti Fauziah dan Merchant Relations Eka Wirya menyampaikan paparan tentang Tokopedia dalam acara Tokopedia Roadshow 2014 di Baron Indah Hotel (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

SoloMall online terkemuka di Indonesia, Tokopedia terus memperlihatkan agresivitasnya bermain di dunia maya. Pelaku bisnis online marketplace ini siap mencengkeram pasar e-commerce Tanah Air lewat berbagai terobosan dan inovasi.

Sebagai salah satu penguasa dunia internet, eksistensi Tokopedia memang pantas diperhitungkan. Betapa tidak, hanya dalam lima tahun menjalankan roda bisnisnya, perusahaan internet ini sukses menjelma jadi raksasa bisnis Tanah Air.

Alhasil, Tokopedia pun dilirik dua investor papan atas di jagad online, Softbank Internet & Media serta Sequoia Capital. Mereka mengucurkan investasi luar biasa besar mencapai US$ 100 juta pada Oktober 2014.

Dana sebanyak itu, menurut Public Relations Executive Tokopedia, Siti Fauziah rencananya digunakan untuk berbagai pengembangan. Sebagian dana dimanfaatkan perusahaan untuk peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM), pembangunan Tokopedia Kampus serta pengembangan fitur.

“Kami akan fokus untuk pengembangan SDM, kaitannya dengan IT (information technology),” ujarnya dalam Tokopedia Roadshow 2014 di Baron Indah Hotel, baru-baru ini.

Sementara untuk pembangunan Tokopedia Kampus sendiri, dikatakan Merchant Relations Tokopedia, Eka Wirya, saat ini pihak manajemen tengah melakukan penjajakan di beberapa kota besar. Langkah ini terutama dilakukan di kota dengan banyak perguruan tinggi.

Terlepas dari itu, Tokopedia juga senantiasa berkomitmen meningkatkan layanan. Fitur-fitur terus dikembangkan demi mempermudah akses transaksi.

Saat ini Tokopedia telah menjadi mall online terbesar di Indonesia. Sejak didirikan 17 Agustus 2009 silam, hingga kini online marketplace memungkinkan setiap orang serta pemilik bisnis membuka sekaligus mengurus toko online mereka secara mudah dan bebas biaya ini, telah memiliki ratusan ribu merchant. Pihak manajemen mencatat, pada November 2014 ada tiga juta transaksi.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge