0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir Bandang Landa Riau, 16 Desa Terisolasi

Mobil hanyut diterjang banjir (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Tingginya curah hujan di seluruh wilayah Riau membuat sejumlah sungai meluap, akibatnya banjir di sebagian kabupaten tidak terelakkan. Hingga kini, Sabtu (29/11), tercatat air sungai meluap menggenangi di 16 desa di Wilayah Kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.

Ke-16 desa itu terisolasi setelah jalan penghubung yaitu Jalan Lipat Kain-Lubuk Agung dan Lubuk Agung-Batas Sumbar, rusak berat bahkan putus.

Terutama di wilayah Desa Deras Tajak, Batu Sasak, Kebun Tinggi yang dilewati ruas Jalan Lubuk Agung hingga Batas Sumbar. Kerusakan itu akibat tingginya intensitas hujan.

Warga pun mendesak agar pemerintah segera melakukan perbaikan dengan menggunakan dana darurat untuk jangka pendek dan meminta penganggaran terhadap perbaikan itu dimasukkan dalam APBD untuk perbaikan atau jangka panjang.

Desakan itu disampaikan masyarakat setempat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Marjinal (GERAM) ke DPRD Riau.

Kedatangan warga itu disambut Wakil ketua DPRD Propinsi Riau, Sunaryo dan beberapa Anggota, Markurius Anwar dan Adriyan di ruang Medium Gedung DPRD Riau. Dari pihak warga, juga dihadiri oleh Kades Tanjung Karang, Busrianto dan tokoh masyarakat yang ada.

Koordinator Umum aksi, Abdul Jalil, menyebutkan, kondisi jalan untuk saat ini rusak berat dan sebagian sudah terjadi longsor. Kejadian ini sudah berulang kali tiap tahunnya namun tidak ada solusi ampuh untuk mengatasi persoalan ini.

“Kami minta ada upaya cepat karena kondisi darurat akibat kejadian bencana dengan menurunkan segera alat berat dalam mengatasinya,” kata Abdul Jalil. [mtf]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge