0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Hujan, Dam Colo Masih Mengering

Dam Colo (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Meski sudah masuk pada musim penghujan, saluran irigasi Dam Colo yang berada di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, debit airnya masih kecil. Jika pada kondisi normal sekitar 15 meter kubik per detik, saat ini hanya sekitar 2 meter kubik per detik.

Salah seorang petani di Nguter, Supardi mengatakan, kondisi ini tidak terlalu berpengaruh terhadap pertanian. Pasalnya, air hujan sudah cukup untuk mengaliri saluran irigasi di areal persawahan.

“Sebenarnya sih sudah cukup dengan air hujan yang saat ini sudah mulai mengisi setiap saluran di persawahan, tapi jika sehari tidak hujan,
langsung mengering, ya kita berharap terus ada huja setiap hari,” kata Supardi, Sabtu (29/11).

Sementara itu, petani di Desa Pengkol, yang paling dekat dengan Dam Colo, justru tidak bisa menikmati air, karena berada di wilayah atas. Petani harus menyedot dengan diesel, atau menunggu hujan turun. Saat ini petani menanam palawija, yaitu kacang.

Dam Colo ini dibagi menjadi dua saluran irigasi besar barat dan timur. Timur untuk mengairi pertanian di wilayah karanganyar dan sragen. Dam Colo timur untuk wilayah Sukoharjo dan Klaten. Saat ini ketersediaan air di Dam Colo mengering. Pintu air dibuka untuk debit yang sangat kecil.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge