0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Payung Indonesia Perlu Dipromosikan ke Mancanegara

Walikpta Solo FX Hadi Rudyatmo saat pembukaan Festival Payung 2014 di Taman Balekambang (dok.timlo.net/david)

Solo – Menteri Parwisata (Menpar) Arief Yahya membuka Festival Payung Indonesia 2014, di Taman Balekambang, Solo, Jumat (28/11) malam. Pihaknya mengapresiasi potensi wisata budaya sekaligus wisata berbasis ekonomi kreatif yang ada di kota Bengawan.

“Festival payung ini sangat menggembirakan sekali bagi industri pariwisata di Indonesia, meskipun cakupannya masih dalam taraf nasional, namun ke depannya bisa lebih dikembangkan ke taraf Asia,” ungkapnya disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Menpar menambahkan bahwa semua bentuk hasil kebudayaan bisa dikreasikan menjadi sesuatu yang baru. Dalam industri kreatif para pelaku dituntut selalu inovatif dalam melakukan terobosan untuk menggaet pasar baik nasional maupun internasional.

“Dilihat dari bentuknya memang sangat sederhana, payung, namun dalam kemasannya harus terlihat bahwa Payung ini dikreasikan menjadi sesuatu yang melebihi nilai fungsinya. Dalam industri pariwisata, Payung hanya memiliki dua nilai yaitu seni rupa dan seni pertunjukan, namun bagaimana cara kita mengemas payung ini menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih dalam kepariwisataan ini adalah tugas kita bersama,” paparnya dalam sambutan pembukaan.

Dalam sambutannya mantan dirut PT Telkom ini juga mendorong semua pihak untuk terus berkreasi dan mendaftarkan hasil kreasinya tersebut ke dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Jangan berhenti pada kreasi saja, namun milikilah ciri khas dalam kreasi tersebut, kemudian didaftarkan ke Dirjen HAKI, supaya bisa lebih diakui. Misalnya payung dari Tasikmalaya berbeda dengan payung dari Klaten, kekhasan inilah yang harus didaftarkan ke HAKI, setelah itu nanti saya akan bantu untuk melakukan promosi ke mancanegara” pungkasnya.

Sementara Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya menyambut gembira dengan adanya berbagai festival di Solo. Hal itu selain mampu mendorong tumbuhnya ekonomi rakyat, juga bisa meningkatkan sektor pariwisata di Kota Solo.

Lha nanti coba kita lihat apakah tingkat hunian hotel semakin meningkat atau justru malah turun, itu salah satu indikator yang bisa kita lihat, nanti kita akan sampaikan laporan itu kepada Pak Menetri,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge