0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Beri Perhatian Serius pada Petral

Pertamina (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku tak mau menghakimi kinerja PT Pertamina Energy Trading atau Petral, dituding sebagai sarang mafia migas. Sudirman juga tak ingin terburu-buru menentukan masa depan Petral sebelum ada penilaian dari tim reformasi tata kelola migas dikomandoi Faisal Basri.

“Kami tidak ingin gegabah, kami ingin mengambil keputusan berdasarkan fakta bukan judgement secara serampangan,” ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (28/11).

Dia tidak menampik, Petral mendapat perhatian khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Instruksi presiden, kata dia, tim reformasi tata kelola migas me-review secara keseluruhan keberadaan Petral dalam bisnis migas Tanah Air.

“Presiden pun memberikan perhatian agak sangat serius. Kadang-kadang bisnisnya baik, tapi kalau pemimpinnya kurang baik juga bisa kemana-mana. Jadi kami review keseluruhan, dalam waktu dekat tim akan bertemu dengan manajemen Pertamina yang baru dan akan berkunjung ke Petral. Sudah itu dalam waktu yang tidak terlalu lama mereka akan memberikan rekomendasi,” jelas dia.

Di tempat sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno berjanji memantau kinerja anak usaha Pertamina ini. Rini berencana melihat kinerja Petral selama tiga bulan ke depan.

“Seperti sudah saya katakan, kami akan menganalisa secara mendalam keberadaan Petral. Ini perusahaan trading untuk melakukan pembelian di pasar spot. Ini yang sedang dilakukan, menganalisa dan membuat sistem transparan dalam hal ini dan kami sedang melihat juga, menganalisa bahwa sebetulnya terbaik adalah semua bisa dilakukan di Indonesia,” ungkapnya.

Direksi Pertamina di bawah komando direktur baru, yakni Dwi Soetjipto punya tugas berat mengawal ini. Setiap transaksi pembelian dilakukan ke Petral harus transparan, pembelian bahan baku dan hilirisasi. [noe]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge