0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pollycarpus Bebas Bersyarat

Polycarpus (merdeka.com)

Timlo.net – Terpidana pembunuh pegiat HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Prijanto, Jumat (28/11), bisa merasakan kembali udara bebas. Namun status Pollycarpus belum bebas murni, melainkan bebas bersyarat. Masa pembebasan bersyarat Pollycarpus berlaku hingga Agustus 2018.

Pollycarpus sendiri divonis 14 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat karena dianggap terbukti bersalah membunuh Munir pada 2004 lalu. Mantan pilot Garuda Indonesia ini sebelumnya ditahan di Lapas Cipinang, Jakarta Pusat selama kurang lebih dua tahun. Lalu pada 2008, dia dipindahkan ke LP Sukamiskin Bandung.

Kasie Bimbingan Klien Dewasa Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung Kanwil Jabar, Budiana membenarkan adanya pembebasan bersyarat Pollycarpus.

“Jadi Pollycarpus mendapat Pembebasan Bersyarat (PB),” ujar Budiana, saat dikonfirmasi, Jumat (28/11).

Pollycarpus, menurutnya sudah melakukan registrasi ke Kantor Bapas Kota Bandung, Jumat (28/11) sekira jam 11.00 WIB.

“Ya, tadi sudah lapor ke Bapas sekitar pukul 11.00 WIB. Datang ditemani petugas Lapas Sukamiskin untuk registrasi PB, termasuk difoto juga,” ungkapnya.

Selain registrasi soal PB-nya, Pollycarpus juga sempat diberikan beberapa arahan harus dipatuhi selama menjalani PB. Dia diwajibkan lapor satu bulan sekali ke Bapas.

“Ya, tadi kami sampaikan soal kewajiban dia yang harus wajib lapor sebulan sekali,” tutur Budiana.

Meski sudah mendapat PB, Pollycarpus tak bisa seenaknya bepergian, terutama ke luar negeri.

“Tidak bisa ke luar, dia harus tetap di dalam dan lapor sesuai aturan,” jelasnya.

Pollycarpus adalah mantan pilot Garuda Indonesia. Dia dituduh terkait dengan pembunuhan pegiat HAM, Munir Said Thalib, 7 September 2004. Munir diracun saat dalam perjalanan dengan pesawat Garuda rute Jakarta-Singapura-Amsterdam. Munir meninggal di Belanda. [hhw]

 

Sumber : merdeka.com

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge