0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Trafficking, Kapolres Sarankan PB XIII Tes DNA

(Ilustrasi) korban pelecehan seksual (dok.merdeka.com)

Sukoharjo – Polres Sukoharjo tetap menyarankan Raja Keraton Kasunanan Surakarta Pakubuwono (PB) XIII sebagai saksi dalam kasus human trafficking mengakibatkan korban (AT) hamil hingga melahirkan seorang bayi, bersedia menjalani tes DNA. Tes ini sebagai upaya membuktikan pernyataan Raja Solo menyangkal pengakuan korban.

Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai mengatakan, ketika datang ke Polres pihak kuasa hukum PB XIII menyatakan bersedia untuk dilakukan tes DNA. Tes DNA ini sendiri sedianya dilakukan untuk membuktikan pengakuan korban mengatakan pelaku menghamili dirinya adalah PB XIII.

“Saya sendiri juga tidak paham mengapa sekarang jadi tidak bersedia dilakukan tes, padahal dulu pernah menyatakan bersedia, padahal ini penting untuk membuktikan benar tidak yang dituduhkan korban. Dengan ini kami tetap menyarankan PB XIII untuk mau menjalani tes DNA,” ungkapnya, Jumat (28/11).

Dijelaskan, kepolisian tak bisa memaksa PB XIII menjalani tes DNA, pasalnya pihak bersangkutan masih berstatus sebagai saksi. Namun demikian, Kapolres tetap menyarankan untuk bisa dilakukan tes DNA jika memang PB XIII merasa dirugikan.

“Kalau memang bukan karena hasil hubungan, ya sebaiknya di tes DNA biar jelas semua,” tandas AKBP Andy Rifai.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge