0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penerima PKH akan Dibantu Modal Koperasi

(Ilustrasi) Penyerahan bantuan sosial (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Sukoharjo — Pemkab Sukoharjo menganggarkan Rp 1,67 miliar dalam APBDP 2014 untuk pendamapingan Program Keluarga Harapan (PKH). Masing-masing komunitas PKH tingkat desa akan dibantu Rp 10 juta untuk modal membentuk koperasi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Sukoharjo Sarmedi mengatakan, Program Keluarga harapan dari Kementerian Sosial ini sejak 2013 akhir hingga 2018. Sukoharjo menerima daftar nama dan alamat penerima sebanyak 9.380 RTS dengan anggaran maksimal Rp 2,8 juta.

“Kita mendapat jatah 9380 RTS dengan anggaran per penerima maksimal Rp 2,8 juta, tapi besaran yang di terima tidak sama, tergantung besaran tanggungan, ada penilaiannya sendiri,” kata Sarmedi. Jumat (28/11).

Dijelaskan Sarmedi, untuk satu orang penerima dengan kategori hamil, menyususi dan satu orang balita mendapat Rp 1 juta. Sedangkan untuk ibu dengan satu anak yang masih duduk di bangku SD mendapat Rp 500 ribu. Dan untuk seorang ibu dengan seorang anak SMA mendapat Rp 1 juta. Jika ketiga-tiganya mendapat Rp 2,8 juta setiap tahunnya.

Ditambahkan Sarmedi, mulai tahun 2015, pemkab Sukoharjo menganggarkan Rp 1,67 miliar untuk dana pendampingan PKH. Dana sebesar itu untuk modal pembentukan koperasi di setiap kamunitas PKH di tingkat desa. Masing-masing desa akan mendapatkan bantuan dari APBD Sukoharjo sebesar Rp 10 juta.

“Diharapkan dengan bantuan dana pendamping dari pemkab ini, tingkat ekonomi warga peneria pkh bisa terangkat dan nilai tawar Sukoharjo di tingkat nasional juga semakin tinggi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge