0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinsos: 2015 Pakai Data Lama, Kiamat Kecil

(Ilustrasi) Warga menerima pencairan dana PSKS (dol.timlo.net/tarmuji)

Sukoharjo — Penyaluran Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) saat ini masih mengacu pada data keluarga miskin (gakin) yang dirilis BPS Sukoharjo tahun 2011. Dinas sosial  Sukoharjo menilai, jika data ini masih digunakan untuk progam bantuan sosial di tahun 2015 akan terjadi kiamat kecil.

Plt Kepala Dinas Sosial Sukoharjo Sarmedi mengatakan, sedianya pendataan dilakukan setiap enam bulan sekali untuk mengetahui kondisi sesungguhnya di masyarakat. sedangkan data yang digunakan untuk saat ini masih menggunakan data tahun 2011, yang pastinya sudah banyak perubahan tingkat ekonomi warga.

“Idealnya pendataan dilakukan setiap enam bulan sekali, itu yang paling pas, kalau tiga bulan terlalu cepat, dan kalu sampai dua hingga tiga tahun seperti data kali ini, bisa kiamat kecil nanti yang terjadi,” kata Sarmedi, Jumat (28/11).

Diakui Saremdi, data yang digunakan untuk penyaluran PSKS ini masih menimbulkan permasalahan, karena tidak sesuai dengan kondisi real di lapangan. Dari total penerima program kompensasi kenaikan harga BBM sebanyak  51.114 rumah tangga sasaran (RTS), ada sejumlah warga miskin justru tidak menerima bantuan senilai Rp 200 ribu per bulan tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge