0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bank Wajib Beri Kredit UMKM Minimum 20 %

Gedung Bank Indonesia Solo (dok.timlo.net/andik penowo)

Solo — Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa bank umum wajib memberikan kredit atau pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM). Jumlah kredit UMKM ditetapkan paling rendah sebesar 20 %.

“Jumlah kredit yang ditetapkan itu dihitung berdasarkan rasio kredit UMKM terhadap total  kredit,” jelas Staf Departemen Pengembangan Akses Keuangan Inklusif dan UMKM Bank Indonesia (BI) Ambawani saat berbicara ketentuan Kewajiban Bank Umum Memberikan Kredit UMKM, di Gedung BI Solo, Jumat (28/11).

Hal itu, menurut Ambawani, didasarkan pada ketentuan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 14/22/PBI/2012 tanggal 21 Desember 2012 sebagai acuan BI dalam pengembangan UMKM serta monitoring pencapaian kredit UMKM oleh perbankan minimum 20%.

Ketentuan itu, menurut Ambawani lagi, dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun 2013 dan 2014 pangsa kredit UMKM terhadap total kredit
masih sesuai kemampuan bank. Berikutnya pada tahun 2015 paling rendah sebesar 5%, tahun 2016 yang dikucurkan paling rendah sebesar 10%, tahun 2017 paling rendah sebesar 15%.

“Mulai tahun 2018 mulai dilaksanakan sepenuhnya, minimal 20%,” jelasnya.

Untuk itu, kata Ambawani, BI dapat memberikan bantuan teknis dalam rangka mendukung pengembangan UMKM kepada bank, lembaga pembiayaan UMKM, lembaga penyedia jasa dan UMKM. “Bantuan teknis yang diberikan oleh Bank Indonesia dapat berupa penelitian, pelatihan, penyediaan informasi dan fasilitas,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge